Berita

Foto: Net

Olahraga

ASIAN GAMES 2018

Kemenpora Genjot Koordinasi Dengan Cabor

JUMAT, 27 APRIL 2018 | 11:06 WIB | LAPORAN:

Berharap target masuk 10 besar tercapai di Asian Games, Kementerian Pemuda dan Olaharaga (Kemenpora) meningkatkan intensitas koordinasi dengan pengurus cabang olahraga.

Harapannya Kemenpora bisa memantau persiapan atlet menuju Asian Games.

"Kesiapan itu harus ditunjukkan dengan progres atlet dan ditandai dengan adanya promosi-degradasi atau prestasi selama try out. Kami ingin semua cabor bisa menyerahkan data tersebut agar kami mengetahui progres atlet," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI, Mulyana.


Selama ini, pihaknya menyerahkan program pemusatan latihan pada  masing-masing cabor, bahkan untuk try out ke luar negeri sudah.

Pengurus cabor juga sudah menjamin kesiapan atlet, sehingga Kemenpora akan meminta bukti berdasarkan data untuk memastikan asa Indonesia di Asian Games masih digantung tinggi.

"Waktu semakin dekat. Tinggal tiga bulan lagi," katanya.

Pemerintah berharap Indonesia bisa mengoleksi 20 medali emas agar finis di 10 besar. Beberapa cabor andalan yakni pencak silat, bulu tangkis, jetski, paralayang, wushu, karate kata, taekwondo poomsae, bridge, rowing, serta traditional boat race (TBR) diharapkan bisa menyumbang emas.

"Beberapa cabor sudah melapor. Termasuk laporan keuangan. Kita akan terus koordinasi," kata Mulyana.

Pemerintah sendiri telah membagi cabor menjadi tiga klaster menjelang Asian Games ke-18 nanti, yakni klaster medali emas, klaster medali, dan klaster partisipan alias cabor yang bertanding untuk mengejar peningkatan peringkat atau catatan waktu.

Asian Games sendiri digelar dari 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang. Diperkirakan 12 ribu atlet dari 45 negara Asia akan memperebutkan medali dari 40 cabor dengan 462 nomor yang dipertandingkan.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya