Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polisi China Sita 600 Komputer "Penambang" Bitcoin

RABU, 25 APRIL 2018 | 14:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di kota Tianjin, China menyita 600 komputer yang digunakan untuk menambang mata uang kripto bitcoin setelah operator jaringan listrik setempat melaporkan penggunaan listrik yang tidak normal.

Selain komputer, polisi juga menyita delapan kipas berkekuatan tinggi. Laporan itu tidak menyebutkan kapan polisi melakukan penyitaan tersebut.

China sendiri diketahui merupakan "rumah" bagi sebagian besar operasi penambangan mata uang kripto sebelum Beijing tahun lalu mulai mencegahnya sebagai bagian dari tindakan keras.


Tidak jelas berapa banyak aktivitas penambangan yang telah pindah ke luar negeri atau telah ditutup.

Penambang menggunakan mesin bertenaga tinggi untuk menghasilkan kekuatan komputasi besar untuk menghasilkan mata uang kripto yang dilakukan dengan memecahkan persamaan matematika.

Kegiatan ini juga sangat intensif energi, sehingga para penambang terkemuka mencari lokasi dengan akses mudah ke listrik murah.

Lima orang sedang diselidiki dan yang lainnya telah ditahan dalam kasus penambangan kripto di Tianjin ini. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya