Berita

iPhone X/Net

Dunia

Saham Produsen Teknologi Pengenal Wajah iPhone X Anjlok

RABU, 25 APRIL 2018 | 13:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Saham produsen AMS yang berbasis di Austria anjlok 14 persen pekan ini.

AMS sendiri adalah perusahaan yang memproduksi teknologi sensor untuk fitur pengenal wajah di perangkat terbaru Apple, iPhone X.

Anjloknya saham AMS ini terjadi saat analis memperingatkan tentang melemahnya permintaan unit iPhone X.


Analis Baader Helvea AG, Guenther Hollfelder mengatakan dalam sebuah catatan bahwa alasan lemahnya saham AMS adalah volume permintaan iPhone X yang lebih rendah.

"Panduan penjualan kuartal kedua AMS sesuai dengan sekitar 20-25 juta lebih sedikit unit X iPhone berdasarkan perhitungan kami," kata Hollfelder seperti dimuat Russia Today.

Penjualan iPhone X sendiri memuncak pada akhir tahun lalu setelah smartphone tersebut dirilis pada November. Namun setelah itu terjadi perlambatan.

Pekan lalu, analis Mirabaud, Neil Campling memperingatkan bahwa smartphone iPhone X "mati" karena kelebihan pasokan chip dan harga jual yang tinggi.

IPhone X sendiri dijual mulai harga USD 999 dan dinilai terlalu mahal untuk konsumen.

Pada akhir Maret kemarin, Goldman Sachs memprediksi Apple akan menjual iPhone X lebih sedikit dari yang diperkirakan pada semester pertama tahun ini.

Sementara itu AppleInsider, mengutip Taiwan Economic Daily News, telah melaporkan bahwa Apple sedang mempersiapkan untuk meluncurkan X1 iPhone 5,8 inci dan iPhone X 6.5 inci pada musim gugur ini. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya