Berita

Politik

Tito Berharap Kelak Ada Polwan Jadi Kapolri

RABU, 25 APRIL 2018 | 11:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapasitas dan kapabilitas polisi wanita (polwan) sudah cukup mumpuni untuk menjabat tugas yang selama ini dipegang laki-laki. Atas alasan itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berharap kelak jabatan tinggi di kepolisian diisi oleh polwan.  

“Sudah beberapa kapolres ada yang polwan. Sudah ada wakapolda di Kalimantan Barat. Saya ingin nanti ada Kapolda dari polwan, bila perlu pejabat tinggi Mabes Polri dari polwan menjadi kapolri dan wakapolri,” kata Tito usai apel personel wanita TNI-Polri di Silang Monas, Jakarta, Rabu (25/4).

Jika dulu, kata Tito, polwan hanya bertugas dalam urusan administrasi, kini telah berubah. Di Papua bahkan ada polwan yang jadi personel Brimob, padahal ini identik dengan laki-laki.


“Mereka bukan hanya sebagai pelengkap, tapi sudah bekerja dalam bidang operasional,” ujarnya.

Keberadaan Polwan saat ini juga telah dilihat oleh dunia internasional, khususnya PBB. Sebab, pasukan perdamaian yang dikirim Polri ke Afrika semuanya wanita.

“Ini adalah kontingen pertama polwan yang akan berangkat ke Afrika ini permintaan khusus dari Sekjen PBB,” beber Tito.

Polwan dikirim ke Afrikan karena dianggap mampu menangani konflik yang terjadi di sana. Dengan pendekatan keibuan, diyakini para polwan bisa membawa manfaat bagi korban di pengungsian yang rata-rata ibu dan anak.

“Mereka paham kalau polwan kita memiliki kualitas yang sangat bagus. Oleh karena itu, mereka minta pasukan khusus yang dikirim ke Afrika untuk tiga bulan ke depan,” ujarnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya