Berita

Foto: Net

Politik

Mayoritas Publik Setuju Presiden Baru Solusi Masalah Bidang Ekonomi, Hukum Dan Toleransi

RABU, 25 APRIL 2018 | 10:58 WIB | LAPORAN:

Praktik diskriminasi dari penguasa masih dirasakan masyarakat di Indonesia.

Di bidang ekonomi, 43 persen responden dalam telesurvei yang digelar Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia atau Kedai Kopi menempatkan kenaikan harga kebutuhan pokok sebagai permasalahan teratas.

Selanjutnya banyak pengangguran (19 persen), kemiskinan (8 persen), kesejahteraan kurang merata (3,1 persen) serta sisianya menyebut sejumlah masalah lainnnya.


"Pertanyaan tentang permasalahan ekonomi itu diikuti dengan, apa saran Anda agar Indonesia keluar dari masalah masalah tersebut?" ujar founder KedaiFoto, Hendri Satrio dalam keterangannya, Rabu (25/4).

Pada lima jawaban teratas, responden menyebut menstabilkan perekonomian (33,1 persen), menciptakan lapangan kerja (22,8 persen), meningkatkan kesejahteraan masyarakat (11,9 persen), harus peduli dengan masyarakat (8,8 persen), dan pemerintah harus dapat mengatur pemerintahannya (4,1 persen).

"Responden juga ditanya tentang, apakah memilih presiden baru adalah salah satu solusinya? 70,4 persen responden menjawab iya, 20 persen menjawab tidak, sementara 9,6 persen menjawab tidak tahu," papar Hendri.

Direktur KedaiKOPI Vivi Zabkie mengatakan, pertanyaan yang sama juga diajukan untuk bidang hukum dan tolerasi. Pada bidang hukum, tiga besar yang disebut sebagai masalah adalah penegakan hukum, korupsi di mana- mana, dan tidak adilnya hukum di Indonesia.

"Kembali responden ditanya, apakah memilih presiden baru adalah salah satu solusinya? 66,3 persen menjawab iya, 22,5 persen menjawab tidak, 11,2 persen menjawab tidak tahu," bebernya.

Sementara untuk masalah toleransi, terang Vivi, responden menyebut toleransi beragama yang sebagai masalah utama saat ini (27,7 persen).

Survei yang dilakukan melalui telepon antara tanggal 13 hingga 16 April 2018 juga menanyakan kemungkinan memilih presiden baru sebagai solusi untuk masalah di bidang ini.

"Pada masalah toleransi, 59,6 persen menjawab iya untuk pertanyaan yang sama, tidak (24,4 persen), tidak tahu (16 persen)," kata Vivi.

Telesurvei ini dilakukan terhadap 1033 responden usia di atas 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi dengan Margin of Error (MoE) +/- 3,05 persen. [wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya