Berita

Foto: Net

Politik

Sila Kelima Pancasila Dan Trisakti Belum Dijalankan Pemerintah Jokowi

RABU, 25 APRIL 2018 | 10:46 WIB | LAPORAN:

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dinilai dalam implementasinya tidak sesuai dengan kondisi dan harapan rakyat Indonesia saat ini.

Dalam survei Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia atau Kedai Kopi, 48,4 persen responden menjawab sila ke lima dari Pancasila itu belum sepenuhnya diamalkan pemerintahan Jokowi.

"Tiga alasan teratas sila kelima belum mampu dijalankan pemerintah, menurut responden adalah masih banyak ketidakadilan, ada kesenjangan sosial, dan ekonomi belum merata," papar founder KedaiKOPI Hendri Satrio dalam keterangannya, sesaat lalu (Rabu, 25/4).


Lalu sila dari Pancasila lain yang dianggap belum mampu dijalankan pemerintah menurut responden adalah sila ketiga (11,7 persen), sila keempat (8,1 persen), sila kedua (6,3 persen), dan terakhir sila kesatu (5,6 persen), sisanya menjawab tidak ada.

Telesurvei KedaiKopi ini dilakukan terhadap 1033 responden di 34 provinsi. Responden adalah calon pemilih berusia  di atas 17 tahun atau sudah menikah.

"Responden juga menganggap pemerintah belum menjalankan Trisakti.

Trisakti adalah konsep yang dicetuskan oleh Bung Karno dan dijanjikan oleh Joko Widodo pada kampanye politiknya ketika mencalonkan diri menjadi Presiden RI. Konsep-konsep dalam Trisakti adalah berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

"Pada saat ditanya, menurut Anda, apakah pemerintahan saat ini sudah menjalankan Trisakti? 48 persen menjawab belum, hanya 35 persen yang menjawab sudah, sisanya 17 persen menjawab tidak tahu," jelas Hendri.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya