Berita

Foto: Ist

Nusantara

PILKADA JABAR 2018

Kang Hasan Bertekad Kembangkan Ekonomi Depok

RABU, 25 APRIL 2018 | 03:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Jawa Barat memang memiliki segudang permasalahan yang memerlukan solusi tepat dan terasa manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya, masalah kemiskinan dan tingginya angka pengangguran.

Demikian disampaikan calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan usai bertemu dengan  anggota  Komunitas yang tergabung dalam Komunitas Kampung Kita Depok (K3D) yang merupakan komunitas yang menyulap kawasan kumuh di sisi jalur pipa gas Pertamina yang ada di Jalan Juanda, Kota Depok.

Kepada Kang Hasan, anggota komunitas menceritakan proses pengelolaan kawasan yang tadinya terurus dan sering menjadi kawasan PKL yang tidak jelas.


"Alhamdulillah dengan komunikasi yang baik dan gotong royong kami bisa bersama sama mengelola kawasan ini sehingga menjadi asri," jelas Ketua Dewan Pembina K3D, Bowo, di Depok (Selasa, 24/4).

Bowo menyampaikan apresiasinya, atas kehadiran Kang Hasan ke K3D, yang menunjukan kepedulian dari Purnawirawan Jendral TNI AD itu, terhadap tata lingkungan dan kenyamanan masyarakat di Kota Depok.  

"Dengan silaturrahmi ini kita bisa berkomunikasi dan bisa berdialog," ungkap Bowo saat menerima kedatangan Kang Hasan, di Jalan Juanda, Kota Depok, Selas (24/4).

Kang Hasan mengatakan melalui kerjasama dengan relawan dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti K3D, bisa menanggulangi pengangguran ini.

"Komunikasi antara pemerintah dan komunitas harus terus terjalin untuk kepentingan masyarakat, banyak hal yang harus kita selesaikan baik angka kemiskinan maupun angka pengangguran," tegasnya.

Kang Hasan memaparkan, melalui program yang digulirkannya ingin memangkas angka pengangguran di Jawa Barat hingga 50 persen. Bukan hanya menyediakan lapangan kerja, Sambungnya, Kang Hasan juga akan menciptakan para entrepreneur muda di Jawa Barat.

"Kita kembangkan ekonomi di Kota Depok, sehingga jangan sampai yang dari luar masuk, yang didalam (warga Depok) keluar bahkan keluar negeri dengan jadi TKI, tali kita majukan daerah kita," terangnya. [sam]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya