Berita

Irma Chaniago/Net

Politik

Nasdem Bakal Halangi Pembentukan Pansus TKA

RABU, 25 APRIL 2018 | 00:11 WIB | LAPORAN:

Isu tentang membanjirnya tenaga kerja asing (TKA) asal China terus menggelinding. Terlebih setelah terbitnya Perpres Nomor 20/2018. Di DPR, ada wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) TKA.

Melihat hal ini, Nasdem, sebagai partai pendukung Pemerintah, langsung bersikap. Nasdem mencoba menghalangi pembentukan Pansus ini.

Anggota Fraksi Nasdem di Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago, menyarankan rekan-rekannya untuk memanggil Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri terlebih dulu sebelum membentuk Pansus. Kata dia, pemanggilan itu penting untuk mengklarifikasi isu yang selama ini beredar.


"Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya memanggil Menaker untuk tabayun (klarifikasi). Di tahun politik ini, jangan juga semua masalah dipolitisasi tanpa mendengarkan penjelasan dengan data,” kata Irma, kemarin (Selasa, 25/4).

Menurutnya, pembentukan Pansus juga tidak bisa sembarangan. Pembentukan itu harus ada persetujuan dari fraksi-fraksi di DPR. Usulan Pansus itu juga harus disahkan lewat Rapat Paripurna DPR.

Mengenai Perpres Nomor 20/2018, Irma mengaku sudah mendalaminya. Ia berkesimpulan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari Perpres tersebut. Isi Perpres tersebut tidak seperti yang sebagian orang duga, yang itu memperudah TKA asal China masuk Indonesia.

"Perpres tersebut sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sebab, implementasinya nanti diatur oleh Peraturan Menteri (Permen) secara detail. Jadi, lihat dulu Permennya, baru ribut. Jangan belum apa-apa kita sudah alergi,” ungkap Irma.

Dia setuju, memang harus ada kontrol yang tegas terhadap masuknya TKA yang tidak sesuai prosedur. Irma pun meminta bupati/wali kota dan gubernur bertindak tegas menolak TKA yang bekerja tidak seusai prosedur dan aturan yang ada. "Usir saja mereka. Jangan mau disogok,” tandasnya.

Ketua DPR Bambang Soesatyo ikut bicara. Dia menganggap, pembentukan Pansus TKA tidak mendesak. Dia justru mengajak para koleganya untuk menjaga iklim kondusif politik nasional.

"Belum ada yang mendesak, apalagi dibuat sebuah (Pansus) Hak Angket. DPR akan mengakhiri masa sidang kali ini pada Kamis. Kemudian kita memasuki pelaksanaan Pilkada. Kita harus menjaga iklim politik tetap kondusif," kata politisi yang akrab disapa Bamsoet ini.

Mengenai Perpres Nomor 20/2018, Bamsoet menyatakan bukan untuk mempermudah masuknya TKA, melainkan menyederhanakan tahapan. Menurutnya, di era digitalisasi dengan komputerisasi saat ini, diperlukan langkah-langkah kebijakan yang lebih sederhana. "Jadi, bukan mempermudah. Pengetatan masih sama seperti yang sebelumnya," ujarnya.

Bamsoet akan mendorong agar permasalahan TKA itu ditangani dan didalami Komisi IX DPR dengan memanggil pihak-pihak. Dengan begitu, tidak perlu membentuk Pansus. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya