Berita

Foto : Kemnaker

Pemerintah Fasilitasi Pekerjaan Keluarga PMI Yang Dihukum Mati

Dua Anak Alm M. Zaini Misrin Arsyad Dididik Kemnaker
SELASA, 24 APRIL 2018 | 23:14 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Keluarga Almarhum (Alm) M. Zaini Misrin Arsyad,  pekerja migran Indonesia (PMI) yang dieksekusi mati di Arab Saudi bulan lalu, mendapat bantuan dari pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Bantuan merupakan salah satu bentuk perlindungan pemerintah terhadap PMI yang bekerja di luar negeri beserta keluarganya.

Pernyataan itu disampaikan Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) KBRI Riyad, Sa'dullah, dalam keterangan Pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (24/4/2018).


"Kami menjalankan instruksi Menteri Ketenagakerjaan dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi agar keluarga Alm M. Zaini dapat difasilitasi pekerjaan dan bisa mengikuti program pelatihan kerja untuk masa depannya," katanya.

Sa'dullah mengatakan untuk membantu kehidupan keluarga Alm M. Zaini, pemerintah memberikan tawaran pekerjaan sesuai amanat suaminya.

“Istri Almarhum yang bernama Naiman jika memungkinkan dapat pulang dan difasilitasi pekerjaan di sekitar Bangkalan, Madura, sesuai dengan amanat suaminya," kata Sa'dullah.

Tak hanya itu, Kemnaker juga memfasilitasi kedua anak laki-laki Almarhum untuk mengikuti program pelatihan kerja sesuai keahliannya di Balai-Balai Latihan Kerja milik Kemnaker.

"Salah satu anaknya yaitu Saiful Thoriq mengikuti pelatihan teknisi AC di BBPLK Bekasi, sedangkan anaknya yang satu lagi yang bernama Mustofa mengikuti pelatihan mekanik otomotif di BBPLK Bandung," kata Atase Sa'dullah

Kedua anak Alm. M Zaini, dijelaskan Sa'dullah akan dilatih selama dua bulan dengan mendapatkan fasilitas berupa akomodasi dan transportasi sampai mendapatkan sertifikasi kerja.

"Selanjutnya akan kita bantu disalurkan ke perusahaan yang sesuai keahliannya tersebut agar menjadi karyawannya," katanya.

Sa'dullah menceritakan keluarga Alm M Zaini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah yang telah peduli dan membantu kehidupan anak dan isteri Alm M Zaini.

Seperti diketahui, Alm. M Zaini dieksekusi mati pada Minggu 18 Maret 2018 pukul 11.30 waktu Saudi. PMI yang merupakan warga Bangkalan, Madura, dituduh membunuh majikannya di Kota Mekkah pada 2004. Pengadilan Arab Saudi kemudian menjatuhkan vonis hukuman mati pada tahun 2008. [dzk]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya