Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Bisa Tak Jadi Presiden Gara-gara Dukung Gus Ipul-Puti

SELASA, 24 APRIL 2018 | 19:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Langkah Partai Gerindra mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jawa Timur 2018 dinilai kurang tepat.

Gerindra tidak akan bisa menarik massa di Jawa Timur untuk meraup suara di Pilpres mendatang jika Gus Ipul-Puti yang merupakan jagoan PDIP terpilih memimpin provinsi paling timur di pulau Jawa itu.

"Memang cukup aneh kenapa Gerindra yang sangat membutuhkan suara dari Jatim untuk mendongkrak capres yang nanti mereka usung, malah mendukung Gus Ipul dan Puti," kata Direktur Eksekutif Pemantau Kebijakan Eksekutif-Legislatif (Majelis) Sugiyanto kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (24/4).


Dia mengatakan Jawa Timur adalah lumbung suara Pilpres selain Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kalah di tiga daerah tersebut sudah pasti membuat Gerindra yang sudah menyatakan mengusung Prabowo Subianto, kalah di Pilpres.

Ibarat nasi sudah menjadi bubur, kata Sugiyanto, keputusan politik di Jatim sudah dibuat Gerindra. Dukungan Gerindra ke Gus Ipul-Puti sudah didaftarkan ke KPUD sehingga bisa dipidana jika sekarang mencabutnya.

"Hitung-hitungannya, kerja-kerja politik Gerindra untuk mengamankan suara Jawa Timur dalam pilpres 2019 menjadi lebih berat. Tambah berat lagi jika jagoan Gerindra di Jabar juga kalah dari jagoan PDIP," tukas Sugiyanto.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya