Berita

Politik

Dulu Kritik SBY, Sekarang Jokowi Mendadak Jadi Sinterklas

SELASA, 24 APRIL 2018 | 16:49 WIB | LAPORAN:

. Aksi bagi-bagi sembako oleh Presiden Joko Widodo yang dikenal di dunia maya dengan bantuan langsung lempar di setiap daerah yang dikunjungi ditengarai terkait kepentingan Pilpres 2019.

"Saya kira memang ini menandakan tahun politik sudah mulai. Petahan tidak tahan untuk kemudian berusaha menjadi seorang sinterklas untuk bagi-bagi sembako," ujar pengamat politik Universitas Padjadjaran Idil Akbar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/4).

Idil mempertanyakan karena dulu PDIP mengkritisi keras BLT alias bantuan tunai langsung di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


"Kita menghadapi realitas masyarakat masih disuguhi dengan tontonan politik yang mirip-mirip lah, tidak berubah setiap tahun, tidak mencerdaskan dan tidak memberikan pendidikan politik yang baik," imbuh Idil.

Idil menyebut tindakan Jokowi melempar sembako di dalam mobil kepada masyarakat menunjukkan lemahnya etika politik Jokowi sebagai pemimpin bangsa.

"Etika politik dimana problem pemberian itu seolah-olah tidak menjadi pemberian yang ikhlas dan hanya berorientasi sekedar hanya bagi sembako dan kepentingannya jelas untuk kepentingan 2019," papar dia.

"Problem sengaja atau tidak, baik cara memberi dengan menyediakan sembako juga perlu dikritik. Artinya tidak memberikan politik yang baik juga. Dulu habis-habisan mengkritik SBY tapi kenapa sekarang dilakukan. Ini tidak baik untuk pendidikan politik masyarakat," tutupnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya