Berita

Saleh al-Sammad/BBC

Dunia

Pejabat Top Houthi Yaman Tewas Dalam Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi

SELASA, 24 APRIL 2018 | 11:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gerakan pemberontak Houthi Yaman mengatakan bahwa seorang tokoh politik senior telah tewas dalam serangan udara koalisi pimpinan Saudi baru-baru ini.

Dia adalah Saleh al-Sammad yang menjabat sebagai Kepala Dewan Politik Tertinggi. Dia tewas dalam serangan udara koalisi pimpinan Saudi di kota Hudaydah Kamis pekan lalu.

Pemimpin umum Houthi di Yaman, Abdul Malik al-Houthi menyatakan bahwa pembunuhan Sammad adalah kejahatan yang tidak akan hilang tanpa jawaban.


Berita itu muncul beberapa jam setelah pejabat kesehatan pemberontak mengatakan sedikitnya 20 orang tewas dalam serangan udara koalisi pada pesta pernikahan di provinsi Hajja pada Minggu malam kemarin.

Sammad sendiri adalah pejabat Houthi paling senior yang telah terbunuh sejak koalisi dukungan-Barat melakukan intervensi di Yaman pada Maret 2015, ketika Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi yang diakui internasional terpaksa melarikan diri dari negara itu.

Dia berada di urutan kedua dalam daftar yang paling dicari di koalisi, dan hadiah senilai 14 juta dolar AS telah ditawarkan untuk setiap informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Dimuat BBC, Sammad telah menjadi ketua Dewan Politik Tertinggi sejak pembentukannya pada Agustus 2016. Di wilayah yang dikuasai pemberontak, dewan melakukan tanggung jawab dan fungsi negara, termasuk pembentukan pemerintah, penunjukan gubernur, dan mengeluarkan keputusan pemerintah. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya