Berita

Politik

KAMMI Tuntut Pemerintah Jaga Ketersediaan BBM

SELASA, 24 APRIL 2018 | 08:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bersama puluhan organisasi mahaiswa yang tergabung dalam Forum Cipayung Plus bertemu Menteri ESDM Ignasius Jonan, Senin (23/4).

Pertemuan itu untuk membahas persoalan naik dan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) di pasaran.

Dalam kesempatan itu, KAMMI sebelumnya melakukan aksi menolak kenaikan BBM menyampaikan bahwa pemerintah harus menjaga ketersediaan BBM jenis premium.


"Pemerintah harus hadir dalam  menjaga tersedianya BBM untuk kalangan menengah ke bawah, sehingga ini tidak membuat rakyat gelisah," ujar Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi melalui siaran persnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/4).

Lebih lanjut, Irfan mengatakan, bahwa saat ini rakyat dibingungkan. Di satu sisi Premium dengan harga yang relatif lebih murah langka, namun di sisi yang lain Pertalite dan Pertamax dinaikkan.

Dari data yang dibagikan Pertamina, harga Pertamax di Jakarta menjadi Rp 8.900 per liter sejak Sabtu (24/2). Harga itu naik Rp 300 per liter dari sebelumnya Rp 8.600.

Sementara, harga Pertamax Turbo menjadi Rp 10.100 atau naik Rp 500 per liter dari Rp 9.600. Dexlite menjadi Rp 8.100 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp10.000.

Selain itu KAMMI juga mendorong pemerintah agar memberikan kepercayaan lebih kepada anak negeri untuk mengelola sumber daya alam Indonesia secara mandiri dan mulai mengurangi peran dan ketergantungan kepada asing.

"Sudah saatnya secara perlahan anak-anak bangsa diberi kepercayaan untuk mengelola sumberdaya alam bangsa ini dan mengurangi peran asing," pungkas Irfan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya