Berita

Kwik Kian Gie/Net

Politik

Kwik Kian Gie: Amandemen UUD Pintu Masuk Neoliberalisme

SELASA, 24 APRIL 2018 | 08:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali dari tahun 1999 hingga 2002 telah memunculkan banyak polemik di bangsa ini.

Sebab, amandemen itu menjadi pintu masuk neoliberalisme dalam sendi-sendi kehidupan negara.

"Jelas, UUD amandemen ini pintu masuk neoliberalisme. Ini bukan melahirkan demokrasi tetapi anarki," tegas mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie di kediaman ekonom senior Rizal Ramli, Senin (23/4).


Dia kemudian mencontohkan gelaran pilkada dan pilpres yang dipilih langsung oleh rakyat dengan mekanisme 50 persen plus 1. Baginya, sistem pemilihan langsung ini telah melahirkan liberalisme bahkan mengarahkan kepada anarkisme.

"Sebab semua merasa dipilih rakyat. Bupati bisa tidak menjalankan instruksi presiden karena merasa dipilih rakyat juga sama dengan presiden," bebernya.

Kendati praktik liberalisme sudah ada di masa Orde Baru (Orba) terutama setelah keluarnya UU 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) atas inisiasi tim ekonomi berkeley, namun setelah perubahan UUD membuat arus itu semakin deras.

"Lihat saja ada UU Migas dan UU neolib lainnya, semuanya berpangkal pada UUD amandemen," pungkas mantan kader PDIP tersebut. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya