Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Ini Alasan Kornas #2019GantiPresiden Minta Jokowi Mundur Jadi Capres

SELASA, 24 APRIL 2018 | 02:12 WIB | LAPORAN:

Koordinator Nasional (Kornas) #2019GantiPresiden Effendi Saman mendesak Joko Widodo untuk mengundurkan diri sebagai Calon Presiden RI 2019.

Menurutnya ada 12 alasan menguatkan permintaannya. Diantaranya janji kampaye Jokowi saat Pilpres 2014 banyak yang bulum terpenuhi.

Jokowi juga memberi ruang dan peluang bagi asing untuk mendominasi atas aset-aset Negara, termasuk izin yang diberikan untuk menguasai sumber agraria.


"10 Juta lapangan tenaga kerja belum terpenuhi secara signifikan," ujar Effendi dalam pesan singkatnya, Senin (23/4).

Effendi menambahkan, pembangunan infrastruktur Jokowi menimbulkan masalah dengan jumlah anggaran yang cukup besar. Termasuk pinjaman yang membengkak.

Bahkan dibeberapa daerah terjadi kerusakan yang menimbulkan korban jiwa dn kerusakan barang.

"Kenyataanya proyek infrastruktur di desa  belum menunjukan adanya upaya pengentasan kemiskinan seperti yg diharafkan," ujarnya.

Lebih lanjut Effendi menjelaskan selain masalah janji kampanye tersebut, pemerintahan Jokowi telah membuat konflik horizontal di masyarakat menengah yakni para supir taksi online dengan supir taksi konfensional serta para supir dengan perusahaan aplikasi online.

Tidak hanya itu, Jokowi juga membuka konflik masyarakat kecil dengan pengembang reklamasi. Pemerintah lebih memfasilitasi pengembang dibanding nasib para nelayan.

"Konflik tersebut akibat masalah sistim dan penegakan hukum yang belum mencapai keadilan," tutup Effendi. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya