Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Hari Bumi Momentum Tingkatkan Kesadaran Bahaya Sampah Plastik

SELASA, 24 APRIL 2018 | 01:45 WIB | LAPORAN:

Peringatan Hari Bumi harus dijadikan kesadaran untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, khususnya sensitivitas kosmic pada pemuda dan masyarakat.

Hal itu sebagaimana diutarakan Kandidat Ketua Umum DPP KNPI 2018-2021, Haris Pertama, dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Senin malam (23/4).

"Para pemuda dan masyarakat pada umumnya harus menjaga dan mencintai bumi melalui aksi tidak menggunakan sampah plastik yang memberi sumbangsih kerusakan terbesar sebagai polutan pencemaran dan kerusakan bumi," jelasnya.


Ketua Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 ini mengatakan, tema perang terhadap sampah plastik merupakan momentum untuk membangun kesadaran masyarakat untuk meminimalisir penggunaan bahan rumah tangga dari plastik.

"Bahan-bahan dari pastik ini sangat berbahaya untuk lingkungan," katanya.

Pemerintah, imbau Haris, perlu melakukan langkah tepat untuk kembali memaksimalkan agenda suistanable development, meratifikasi KTT Bi di Rio dan Protokol Kyoto maupun REDD di Bali tentang Climatch Change yang sudah baik.

"Namun perlu ditekankan melalui regulasi dan monitoring kebijakan di sektor industri yang ramah lingkungan, salah satunya menekankan ke sektor swasta khususnya industri property dan industri pertambangan untuk concern melakukan praktik green development, dan green mining concept, ini perlu perhatian serius dan komitmen pemerintah, jangan sekedar menjadi agenda campaign temporer," jelasnya.

Haris menambahkan, jika regulasinya ada dan law enforcementnya tegas, maka kerusakan lingkungan seperti pencemaran udara, illegal loging, dan pembukaan lahan industri dengan membakar hutan tidak akan terjadi.

"Dan saya yakin dunia usaha dan dunia industri akan berkembang beriringan dengan rasa keadilan masayarakat dan lingkungan," tandasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya