Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tuntut Keadilan, Petani Sawit Di Way Kanan Surati Presiden Jokowi

SENIN, 23 APRIL 2018 | 23:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Petani sawit di Bumiagung, Way Kanan, Lampung, mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam suratnya mereka meminta Jokowi memperhatikan aspirasi 7.267 anggota petani plasma sawit yang selama ini menggarap 11 ribu hektar lahan kebun plasma sawit yang bekerjasama dengan PT Palm Lampung Persada (PLP) dalam penanaman sawit di 27 desa di Kabupaten Way Kanan.

"Dua puluh ribu masyarakat tergantung nasibnya pada lahan plasma sawit yang kini bersengketa dengan pihak Nataragung," ujar Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Pangan di desa Wonoharjo, Wilson, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (23/4).


"Kami minta Presiden Jokowi menindaklanjuti jeritan hati rakyat di Way Kanan," sambung dia.

Surat para petani yang dikirim atas nama KUD Sumber Pangan bernomor 035/KUD-SP/IV/2018 sudah diterima pihak Setneg pada 17 April 2018. Rencananya, pengurus KUD Sumber Pangan akan menanyakan jawaban surat pengaduan pada Presiden Jokowi ini saat pengajuan Peninjauan Kembali (PK) di MA.

Wilson menerangkan soal penyerobotan lahan yang dituduhkan pihak Nataragung mewakili keluarga Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Dia tegaskan pihaknya memiliki novum (bukti baru) untuk menggugat putusan MA yang memenangkan pihak Nataragung.

"Ada hasil pengukuran lahan yang dilaksanakan oleh PT PLP bersama BPN Way Kanan, pihak Nataragung dan KUD Sumber Pangan. Ini yang kita ajukan di PK," beber Wilson.

Wilson menduga Ryamizard tidak tahu duduk masalah sebenarnya pada konflik lahan plasma sawit di Bumiagung, dimana lahan yang akan dieksekusi bergeser ke lahan plasma rakyat bekerjasama dengan PT PLP.

"Sampai saat ini tidak ada pernyataan resmi yang langsung disampaikan pihak keluarga Ryamizard, baru orang-orang yang mengaku perwakilan keluarga saja yang datang," kata Wilson.

Wilson menerangkan pelaksanaan eksekusi sita di lapangan seharusnya dilakukan di lokasi tanah keluarga besar Nataragung di Tanjung Dalom, bukan di lokasi tanah rakyat milik petani plasma sawit dan pabrik PT PLP di Bumiagung.

Pihaknya, kata Wilson, mengundang Presiden Jokowi untuk hadir melihat dan bertemu langsung dengan masyarakat di Way Kanan, sehingga tahu pasti rakyat tengah menghadapi kesengsaraan akibat terancamnya mata pencarian mereka yang sudah puluhan tahun bergantung pada lahan plasma sawit.

"Konflik ini berpotensi menjadi konflik Mesuji jilid 2 jika tak segera diselesaikan," tukas Wilson mengingatkan. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya