Berita

Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli

Politik

Rizal Ramli-Kwik Kian Gie: Kami Akan Terus Lawan Neoliberalisme

SENIN, 23 APRIL 2018 | 18:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ekonom senior yang juga bakal calon presiden, Rizal Ramli, bersumpah akan terus melawan mazhab neoliberalisme.  

Komitmen tersebut Rizal tegaskan lagi bersama ekonom senior, Kwik Kian Gie, di kediamannya, Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan, Senin, (23/4).

Rizal dan Kwik adalah dua ekonom yang selalu bersuara keras mengkritik kebijakan ekonomi yang berlandas mazhab neoliberalisme. Keduanya juga pernah dipercaya pemerintah memegang jabatan strategis di bidang ekonomi pada masa awal reformasi, tepatnya di bawah pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.


Dalam penjelasannya, Rizal tekankan bahwa sistem ekonomi Indonesia yang kini didominasi neoliberalisme akan menghasilkan kondisi rakyat yang jauh dari cita-cita nasional.

"Kami akan terus melawan neoliberalisme. Bukan orangnya yang kami lawan tapi perilakunya yang kami tidak suka," tegas Rizal Ramli alias RR.

Mantan Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan itu menyatakan, Indonesia akan bangkrut jika sistem neoliberalisme terus dipakai pemerintah. Ia menyebut sistem neoliberalisme bercokol di Indonesia sejak tahun 1967, saat kelompok "Mafia Berkeley" diminta Orde Baru mengurus bidang ekonomi.

"Kami akan terus melawan dengan cara kami masing-masing," tegas RR lagi.

Sambungnya, pemerintahan yang mengikuti model ekonomi anjuran Bank Dunia selalu menjadikan utang sebagai sumber dana pembangunan. Dampaknya, anggaran negara habis hanya untuk mencicil utang.

"Neoliberalisme inilah sumber ketidakmajuan kita, sumber keterbelakangan kita dan yang pasti tidak mungkin mewujudkan kemakmuran buat kita," tekan RR. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya