Berita

Muhaimin Iskandar/Net

Politik

SURVEI CAWAPRES 2019

Elektabilitas Cak Imin Paling Jeblok, Kalah Dari Akbar Tandjung

SENIN, 23 APRIL 2018 | 17:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Akbar Tandjung meramaikan bursa calon wakil presiden. Hasil survei Independent Data Survey (IDS) menyatakan elektabilitas mantan Ketua Umum Partai Golkar itu sebagai cawapres cukup tinggi.

Peneliti IDS Edhy Aruman mengatakan tingkat elektabilitas Akbar Tandjung sebesar 2,5%, unggul dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Elektabilitas Cak Imin hanya 2,1%," kata Edhy seperti diberitakan Kantor Berita Pemilu, Senin (23/4).


Akbar juga unggul dari Ridwan Kamil yang memperoleh dukungan 2,3%. Meski begitu, Edhy memaparkan, Akbar kalah dari sejumlah nama lainnya. Dengan pertanyaan terbuka (top of mind), posisi cawapres dengan elektabilitas teratas ditempati Gatot Numantyo (19.8%), diikuti Anies Baswedan (10,4%),  Agus Harimurti Yudhoyono (9,4%), dan Jusuf Kalla (5,4%).

"Kemudian Prabowo Subianto dengan 4,8% sebagai kandidat wapres yang dapat dipasangkan dengan siapapun kandidat presiden. Lalu Mahfud MD dengan 4.6%, Wiranto 3,7%, Surya Paloh 2,7%," katanya.  

Edhy Aruman menjelaskan, dari preferensi nama kandidat wakil presiden secara terbuka (top of mind)  dan tertutup (disebut dengan alat bantu di survei), IDS mendapatkan bahwa nama Gatot Nurmantyo,  Anis Baswedan, Mahfud MD dapat disebut sebagai tokoh non-partai politik  yang konsisten mendapatkan preferensi responden survei sebagai kandidat pasangan wapres siapapun presiden yang akan menjadi kandidat di 2019.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya