Berita

Polisi Inggris/RT

Dunia

Inggris Bersiap Perbesar kekuatan Polisi Dan MI5

SENIN, 23 APRIL 2018 | 13:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Inggris berencana memperbesar kewenangan baru polisi Inggris dan badan intelijen domestik MI5 untuk dapat menangkap tersangka teroris sebelum mereka menyerang, termasuk menargetkan masyarakat rawan radikalisasi.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ancaman teror di negara tersebut.

Dalam perluasna wewenang ini, polisi dan badan intelijen domestik MI5 akan berfokus pada individu yang rentan terhadap radikalisasi atau yang (atau telah) tertarik kepada polisi dan badan-badan keamanan dan intelijen karena kemungkinan hubungan mereka dengan kegiatan teroris, tetapi yang saat ini tidak menjadi subjek investigasi aktif apa pun.


"Dengan mengingatkan sejumlah besar agen kepada individu yang berpotensi menimbulkan kekhawatiran, kami akan meningkatkan kemampuan kami untuk menilai risiko yang mereka ajukan," begitu bunyi dokumen aturan tersebut seperti dimuat Russia Today.

Langkah ini diambil karena ancaman teroris dinilai lebih tinggi saat ini dan diperlukan perubahan pendekatan yang lebih baik.

Inggris sendiri memperingatkan bahwa kelompok militan seperti ISIS dan al-Qaeda masih merupakan ancaman utama di negara tersebut. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya