Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Korsel Hentikan Siaran Propaganda Di Perbatasan Korut

SENIN, 23 APRIL 2018 | 10:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan memutuskan untuk menghentikan siaran propaganda di sepanjang perbatasan dengan Korea Utara per awal pekan ini.

Langkah ini diambil untuk menciptakan suasana damai menjelang KTT antar Korea yang akan berlangsung untuk pertama kalinya sejak dekade terakhir pekan ini.

"Kami berharap keputusan ini akan membuat kedua Korea menghentikan kritik dan propaganda timbal balik terhadap satu sama lain dan juga berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan permulaan baru," begitu keterangan yang dirilis Kementerian Pertahanan Korea Selatan seperti dimuat Reuters.


Selain di Korea Selatan, Korea Utara juga memiliki siaran propaganda sendiri di perbatasan. Namun belum jelas apakah Korea Utara akan melakukan langkah serupa atau tidak.

Ini adalah pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun siaran Korea Selatan, yang termasuk campuran berita, musik pop Korea Selatan dan kritik terhadap rezim Korea Utara, telah dihentikan. Siaran propaganda pernah dihentikan pada pertengahan 2015 hanya untuk dimulai kembali pada Januari 2016 setelah uji coba nuklir keempat Korea Utara. Pyongyang telah melakukan dua tes nuklir lagi sejak saat itu. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya