Berita

Wirianingsih/DPP PKS

Politik

PKS Janji Perjuangkan Penitipan Anak Bagi Buruh Perempuan

MINGGU, 22 APRIL 2018 | 12:05 WIB | LAPORAN:

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS mengadakan “Khidmat PKS untuk Pejuang Keluarga” dalam rangka memaknai hari Kartini tahun 2018  di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (22/4).

Kegiatan ini sekaligus dalam rangak memperingati Milad ke-20 PKS, Ahad (22/4/2018) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua BPKK DPP PKS Wirianingsih menyampaikan, kegiatan ini berangkat dari empati para kader perempuan PKS terhadap para ibu yang berprofesi sebagai buruh, khususnya terkait dengan kondisi pengasuhan anak-anak mereka sehari-hari.


Dalam kegiatan ini, Wirianingsih mendorong keberadaan Tempat Penitipan Anak yang edukatif dan terjangkau, sebagai hal yang amat dibutuhkan oleh para ibu yang bekerja sebagai buruh.

Di samping itu Wirianingsih juga akan berdialog dengan para perempuan buruh, mengenai tantangan-tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Perempuan yang akrab disapa Wiwik ini menjelaskan, ibu-ibu pekerja (buruh) selama ini kerap menitipkan anaknya di tetangga sekitar.

Mereka, kata Wiwik, membayar setiap bulan untuk keperluan makan anak yang dititipkan. Namun, karena kesibukan dari pihak yang dititipi, maka anak-anak hanya terpenuhi kebutuhan makan minumnya. Sedangkan sisi pengasuhannya yang edukatif tidak terperhatikan.

"Hal ini tentu menjadi keprihatinan tersendiri bagi kader-kader perempuan PKS. Sebab anak-anak ini adalah aset masa depan bangsa. Apalagi bonus demografi semakin dekat," ujar Wiwik di Jakarta.

Perhatian pemerintah tentu dibutuhkan. Para ibu-ibu yang berprofesi sebagai buruh sesungguhnya telah menghadirkan solusi dari tingkat kesejahteraan keluarga, sehingga mengurangi tingkat kemiskinan. Maka seyogianya kebutuhan mereka akan adanya tempat penitipan anak yang memadai juga mendapatkan fasilitasi.

Wiwik mencontohkan pemerintah bisa menetapkan kepada setiap perusahaan dengan skala tertentu diwajibkan untuk menyediakan tempat penitipan anak di tempat kerja. Tentu dengan melalui proses musyawarah terkait peraturan teknis penyediaan fasilitas tersebut.

"Dapat juga pemerintah memberi insentif tertentu kepada perusahaan yang menyediakan fasilitas tempat penitipan anak di lingkungan kerja, sehingga para pengusaha termotivasi," terang Wiwik.

Menurut Wiwik, para ibu yang berprofesi sebagai buruh ini adalah para pejuang keluarga yang melakukan langkah nyata membantu suami untuk meningkatkan kualitas keluarga mereka, secara bermartabat.

"PKS sangat menghargai sekaligus berempati terhadap perjuangan mereka, serta siap melakukan advokasi agar ketahanan keluarga para Ibu pekerja (buruh) ini semakin meningkat," papar dia.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya