Berita

Foto: RMOL

Politik

Eks Relawan: Gagal Sejahterahkan Rakyat, Jokowi Tak Layak Dipertahankan

SABTU, 21 APRIL 2018 | 19:07 WIB | LAPORAN:

Kepemimpinan Presiden Joko Widodo tak lagi berpihak pada rakyat. Semua kebijakan yang dikeluarkan hanya menyengsarakan rakyat dan menggadaikan negara kepada bangsa asing.

Begitu dikatakan Kordinator Komunitas Relawan Sadar (KORSA), Amirullah Hidayat di Taman Ismail Marjuki (TIM), Jakarta (Sabtu, 21/4).

"Ini yang tidak kita terima, sebagai aktivis rakyat bertahun tahun yang hidup di basis, kita sangat paham kondisi situasi yang di hadapi rakyat saat ini, hidup nya makin menderita. Itu yang harus kita hentikan dengan menggagalkan Jokowi berkuasa kembali di periode kedua," tegasnya.


Selain Amirullah, ada sejumlah mantan relawan Jokowi dari tokoh-tokoh pergerakan rakyat, yakni Ricky Tamba; Majelis PRODEM, Syafti Hidayat;  Anggota Rakyat Bersatu, Aries Sirait; Irwan Ranto Bakkara;Kay Ahmad dan Deny Ardiansyah.

Syafti Hidayat menjelaskan, Jokowi tak bisa lagi di pertahankan untuk berkuasa di periode kedua. Apabila itu terjadi, maka akan membawa kehancuran bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

Syafti dan kawan-kawan adalah pejuang kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Namun, dia kecewa karena Jokowi melanggar janji-janji kampanyenya kepada rakyat.

"Kita kecewa berat ketika berkuasa Jokowi tidak menjalankan program untuk kesejahteraan Rakyat Indonesia, sehingga kami menyatakan keluar dari barisan pendukung Jokowi dan akan bekerja untuk menggagalkan Jokowi Pada Pilpres 2019," tandasnya. [sam]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya