Berita

Puan Maharani/Istimewa

Politik

Menteri Puan: Semangat Kartini Menginspirasi Pemerintah Tekan Buta Huruf

SABTU, 21 APRIL 2018 | 13:41 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Peringatan Hari Kartini merupakan momentum untuk menegaskan peran perempuan Indonesia yang ikut serta dalam memajukan bangsa. Dan kini, perempuan Indonesia lebih leluasa menorehkan prestasi dan inspirasi di bidang pendidikan, olahraga, politik, pemerintahan, sosial, dan lainnya.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Puan menegaskan, peran perempuan juga ikut menentukan kemajuan keluarga dan lingkungannya. Karena itu, pemerintahan Presiden Joko Widodo berkomitmen memberi ruang lebih luas untuk kemajuan perempuan Indonesia.

“Perempuan bisa menyejahterakan dirinya, menyejahterakan keluarganya, baru kemudian menyejahterakan lingkungannya. Itu yang harus dimiliki semua perempuan,” kata Puan beberapa saat lalu (Sabtu, 21/4).


Hal ini disampaikan Puan terkait dengan peringatakan Hari Kartini. Hari Kartini, tanggal 21 April, diperingati bertepatan dengan hari kelahiran Raden Adjeng Kartini atau Raden Ayu Kartini. Kartini merupakan tokoh perempuan dan pahlawan nasional yang memelopori kebangkitan perempuan Indonesia.

Puan melanjutkan, Keputusan menetapkan 21 April sebagai Hari Kartini diterbitkan Presiden Soekarno dalam Keputusan Presiden RI  108/1964 pada 2 Mei 1964. Menurutnya, semangat Kartini dalam mencerdaskan bangsa dan memperjuangkan emansipasi wanita harus terus dijaga.

“Habis gelap terbitlah terang. Kalimat penuh makna dari Kartini itu harus menginspirasi kita untuk menjadi bangsa yang optimistis, bangsa mandiri, bekerja sama mencapai tujuan yang lebih baik,” ujarnya.

Menko yang gemar menari ini juga memberi perhatian pada literasi nasional yang jadi fokus perjuangan Kartini. Pemerintah, kata Puan, melakukan banyak cara dalam menekan angka buta huruf di seluruh Indonesia, di antaranya dengan menggalang relawan literasi dan membangun lebih dari 6.000 taman bacaan masyarakat (TBM).

Diungkapkannya, untuk menambah kecepatan menekan angka buta huruf, Presiden Joko Widodo menggulirkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan menyetujui delapan butir literasi yang salah satunya adalah pengiriman buku secara gratis melalui Kantor Pos setiap 17 Agustus.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017, sekitar 3,4 juta orang Indonesia masih terhitung sebagai buta huruf, menurun dari angka buta huruf pada 2014 yang mencapai 5,9 juta. Dari angka buta huruf tersebut, sebanyak 2.258.990 di antaranya adalah perempuan.

“Semangat Kartini selalu menginspirasi kami meluaskan akses pendidikan dan menekan angka buta huruf,” ungkap Puan. [mel]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya