Berita

Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum/Net

Politik

Temui Kang Uu, Sopir Angkot Bogor Ngadu Tarif SIM Mahal

SABTU, 21 APRIL 2018 | 01:04 WIB | LAPORAN:

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat (Jabar) nomor urut 1, Uu Ruzhanul Ulum menemui komunitas sopir angkot Solidaritas Elegan Ekstrem Islami (SEKSI) di Bogor, Jumat (20/4).

Kepada Kang Uu, para sopir angkot mengeluhkan soal mahalnya pengurusan SIM dan jalan rusak.

Eman Hidayat, sopir angkot di Bogor mengungkapkan jalan yang berlobang  juga menjadi masalah penting lainnya bagi mereka.


Dia mencontohkan beberapa jalan yang dilewatinya seperti jalur Cibedug, Pasir Muncang, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan.

"Saya minta pemerintah tolonglah diperhatikan untuk jalan-jalan diperbagus agar mobil kami tidak rusak, itu harapan kami," pinta Emen.

Selain itu sulitnya mengurus SIM dan mahalnya harga SIM. Menurut dia, harga normalnya Rp 120 ribu, tapi nggak lulus-lulus. Sehingga ditawarin SIM tembak yang harganya hingga berkali-kali lipat dari tarif normal.

"Pendapatan kami tidak banyak dan harus berbagi dengan kebutuhan lainnya. Kita ingin dipermudah bagaimana caranya dan dengan tarif yang terjangkau," kata Emen pada acara silahturahmi antara sopir angkot dan Kang Uu ini.

Mendengar keluhan keluhan para sopir,  Kang Uu mengaku prihatin. Jalan yang dikeluhkan sopir angkot, Uu mengatakan Rindu memiliki program Jabar lecir.

Program ini adalah memperbaiki jalan rusak di seluruh wilayah Jabar dengan cara memberikan bantuan Gubernur kepada Pemerintah Daerah yang  jalannya rusak.

"Jalan provinsi kami yang membangun dan memperbaiki. Kalau kabupaten dikasih bantuan ke Pemda dengan spesifikasi itu untuk perbaikan pembangunan infrastruktur di daerah," kata Uu kepada komunitas yang memiliki anggota hingga 2000 orang itu.

Menurut Bupati Tasikmalaya nonaktif itu, apa yang diharapkan oleh sopir angkot sudah ada di program Jabar Juara. Yakni, juara agamanya, juara masyarakatnya dan juara infrastrukturnya.

Kang Uu menambahkan, sopir angkot adalah profesi yang juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat terutama masyarakat menengah ke bawah.

"Coba kalau tidak ada sopir, roda perekonomian mau gimana, orang ke pasar mau bawa barang dagangan bagaimana? naik angkot pastinya, terutama masyarakat menengah ke bawah. Jadi ini adalah komunitas yang sangat terhormat yang sangat berjasa terhadap masyarakat," kata Uu.

Terkait persoalan SIM dirinya akan mengupayakan untuk berkonsultasi dengan pihak kepolisian atau instansi terkait untuk mempermudah kepengurusan SIM. Termasuk meringankan biaya pembuatan SIM khusus bagi sopir angkot.

"Harapan kami kalau nanti jadi Wagub saya akan berkonsultasi dengan pihak Polda kalau perlu Pak Kapolri khusus untuk SIM sopir angkot," ucap Uu.

Setelah menjelaskan visi misi dan programnya kepada sopir angkot, para sopir angkot tersebut melakukan deklarasi dukungannya kepada Kang Uu untuk memenangkan Pilkada 2018.

"Kami sepakat mendukung Pak Uu untuk menang di Pilkada 2018. Alasan kami dukung Beliau karena programnya bagus, orangnya agamis. Dimata kami Pak Uu sangat merakyat dan mengerti permasalahan rakyat kecil," kata Emen. [sam]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya