Berita

Sam Aliano/Net

Politik

Sam Aliano: Saya Nyapres, Kubu Jokowi dan Prabowo Ketakutan

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 18:20 WIB | LAPORAN:

Kemunculan sejumlah sosok bakal calon presiden (Capres) jelang Pilpres 2019, berpotensi memberi efek getar bagi Joko Widodo (Jokowi) atau Prabowo Subianto. Pasalnya, kedua figur berpotensi "rematch" di Pilpres 2019 mendatang.

Ada pun beberapa bakal Capres yang berpeluang menantang keduanya, antara lain Gatot Nurmantyo, Rizal Ramli hingga figur pengusaha sekaligus politikus yang muncul ke permukaan beberapa waktu belakangan, Sam Aliano.

"Saya mendengar informasi A1 (sumber primer). Saya nyapres, kubu Jokowi dan Prabowo tidak senang, khawatir dan ketakutan," ungkap Sam dalam siaran persnya kepada redaksi, Jumat (20/4).


Menurut Sam, baik kubu Jokowi atau Prabowo khawatir jika ada bakal Capres baru yang ikut Pilpres. Pasalnya, kata Sam, kedua figur tersebut bertanggungjawab atas ketidakharmonisan bangsa paska Pilpres 2014.

"Karena secara perhitungan politik mereka tahu pasti, bahwa orang baru akan dengan mudah memenangkan kursi presiden RI. Apalagi, mereka juga yang menyebabkan masyarakat berantem setelah Pilpres 2014," papar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda tersebut.

Selain itu, Sam menduga, ada pihak yang ingin membunuh karakternya dengan menyebar fitnah dengan isu Warga Negara Asing (WNA). Hal ini, dianggapnya merugikan karena dapat menjatuhkan elektabilitasnya.

Padahal, Sam menegaskan, bahwa dirinya adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Bahkan, dirinya selalu ikut pemilu. Sebagai bukti bahwa WNI berhak untuk memilih dan dipilih sebagai Presiden. Seperti yang diatur dalam Undang-undang negeri ini.

"Jadi, sekarang giliran saya yang dipilih jadi Presiden. Tapi, ada fitnah yang mengatakan bahwa saya adalah WNA. Padahal saya selalu memberikan hak suara saya setiap pemilu. Mereka (Jokowi dan Prabowo) tahu, pasti saya, Sam Aliano, akan mengalahkan mereka," demikian Sam. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya