Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Masjid Harus Bersih Dari Kegiatan Politik Dan Kampanye

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 23:10 WIB | LAPORAN:

Masjid bukan tempat untuk berpolitik. Apalagi dipakai sebagai tempat berkampanye oleh seorang kandidat yang ingin maju dalam pemilihan legislatif atau pemilihan presiden 2019 mendatang.

Begitu dikatakan penceramah kondang asal Purwakarta, Ustadz H. Asep dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Jumat malam (20/4).

Hal yang sama diutarakannya kepada ribuan jemaah dalam acara Tabligh Akbar dan Peringatan Isra Mi'raj bertema "Iman, Ilmu dan Amal, Pelihara Sholat serta Jaga Kesucian Masjid Seutuhnya" di Masjid Agung Baing Yusuf, Purwakarta, kemarin.


Masjid, kata dia, harus bersih dari kegiatan-kegiatan berbau politik. Apalagi sampai dikotori dengan pesan-pesan politik.

"Masjid harus suci dan bersih dari hal-hal yang haram. Jangan gunakan masjid sebagai tempat untuk menyampaikan pesan-pesan politik,” tekan Asep.

Asep juga berpesan agar para jemaah bisa memakmurkan dan memanfaatkan Masjid sesuai dengan ketentuan jamaah yang berlaku.

Masjid, tambah dia, harus digunakan sebagai tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan segala aktualisasinya. Baik melalui ibadah mahdhah yakni sholat, maupun sebagai pusat kajian ilmu agama.

"Hidup barokah, artinya: sedikit cukup, banyak ada sisanya," demikian Asep. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya