Berita

Politik

Rizal Ramli Yakinkan Sandiaga Uno, Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 10%

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 22:07 WIB | LAPORAN:

. Ekonom senior DR Rizal Ramli menargetkan pertumbuhan ekonomi tembus 10 persen jika dirinya diberi amanah memimpin Indonesia 2019-2024. Dengan begitu, pendapatan rakyat naik 4 ribu dollar AS per tahun, dan dalam 5 tahun meningkat setidaknya menjadi 7.500 dolar AS.

Penegasan itu disampaikan Rizal kepada Sandiaga Uno, ketua tim pemilihan calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto. Tadi sore, Rizal dan Sandi melakukan pertemuan di Kafe JakBistro, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/4).

Rizal mengatakan sangat mungkin ekonomi Indonesia bisa tumbuh 10 persen, bukan seperti tiga tahun pemerintahan Jokowi yang stag di angka 5 persen. Rizal meyakinkan, bisa bermetamorfosis menjadi negara besar setelah hancur lebur usai Perang Dunia Kedua karena ekonominya bisa tumbuh 12 persen.


"China bisa tumbuh 12 persen selama 25 tahun sehingga China jadi raksasa," kata Rizal.

Seandainya pertumbuhan ekonomi sedemikian besar, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden RI Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini menegaskan masyarakat Indonesia berusia produktif akan memperoleh pekerjaan dengan mudah.

"Lapangan pekerjaan akan lebih banyak, upah otomatis akan naik rakyat juga hidupnya akan lebih baik," imbuhnya.

Selama beberapa tahun terakhir, lanjut pria yang akrab disapa RR ini, ekonomi bangsa tak pernah tumbuh di atas angka 6,5 persen. Itu menurut dia karena model pembangunan bangsa hanya berdasarkan kepentingan Bank Dunia.

Kondisi tersebut kata dia diperparah dengan pembangunan yang ditopang dengan utang yang sangat besar.

"Enggak sedikit utangnya nambah. Ya mundur lagi. Pola pembangunan ini harus dirubah dengan pola Asia Timur," tekan RR.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya