Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS: Ancaman Teror Di Afrika Meningkat Tajam

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 11:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

ISIS dan Al Qaeda merupakan ancaman besar dan semakin kuat di Afrika Barat.

Begitu kata komandan operasi khusus Amerika Serikat di Afrika, Mayor Jenderal Marcus Hicks pekan ini.

"Al Qaeda dan ISIS menginspirasi ancaman di Lembah Danau Chad dan di sini di Sahel sangat nyata dan terus tumbuh dalam kekuatan," kata Hicks kepada CNN, mengacu pada dua wilayah di Afrika barat.


Hicks berbicara melalui telepon dari Niger di mana dia menghadiri Flintlock 18, latihan militer besar yang melibatkan 1.900 operasi elit khusus dan pasukan kontra-terorisme dari 21 negara Afrika dan negara-negara barat.

"Baik ISIS dan al Qaeda di sini harus dianggap serius, mereka berdua telah melakukan atau mencoba serangan terhadap kepentingan barat di Afrika, dan mereka berdua memiliki aspirasi untuk melanjutkan serangan terhadap kepentingan barat di sini, dan kemudian menyerang barat di luar sini," sambung Hicks.

Tapi sementara dia melabel ancaman kedua kelompok, Hicks mengatakan bahwa Al Qaeda mewakili kekhawatiran yang lebih besar karena kemampuannya untuk merencanakan untuk jangka panjang.

"Apa yang paling memprihatinkan saya adalah Al-Qaeda, karena saya percaya bahwa ancaman terkait Al-Qaeda di sini, jadi al Shabaab dan JNIM dan cabang lain yang sebelumnya dikenal sebagai Al-Qaeda di Maghreb Islam, mengambil arah dari inti Al-Qaeda dan semacam berjalan melalui al Qaeda playbook untuk mengembangkan infrastruktur klandestin, dan saya pikir mereka memiliki disiplin, pendekatan sabar untuk membangun basis yang akan memungkinkan mereka untuk membentuk khalifah ketika waktunya tepat," kata Hicks mengacu pada kelompok teror Somalia, Mali dan Afrika Utara berdasarkan afiliasi. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya