Berita

Ratna Dewi Pettalolo/Net

Politik

Bawaslu: Pengawasan Pilkada Calon Tunggal Tetap Diperlukan

JUMAT, 20 APRIL 2018 | 08:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di daerahnya. Pengawasan Pilkada oleh masyarakat tetap diperlukan meski hanya dengan satu pasangan calon (paslon tunggal).

"Sesungguhnya, tanggung jawab keberhasilan dari sebuah pelaksanaan pemilihan itu tidak boleh diletakkan hanya di pundak penyelenggara, tapi juga tanggung jawab masyarakat," ujar Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo saat menjadi narasumber pada Sosialisasi Penguatan Pemantau Pemilu pada Pilkada di Daerah Calon Tunggal di Enrekang, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari laman Bawaslu, Jumat (20/4).

Ia mengatakan, Pilkada adalah bagian dari proses evaluasi penyelenggaraan pemerintahan yang dilakukan seluruh masyarakat yang mempunyai hak konstitusional. Melalui Pemilu, rakyat menentukan sendiri pemimpin yang dinilai pantas untuk memimpin daerahnya.


Ia menjelaskan, Enrekang telah tiga kali menyelenggarakan Pilkada. Namun, pada penyelenggaraan Pilkada 2018 ini, Enrekang membentuk sejarah baru, yaitu dengan hanya ada satu paslon.

Hal yang sama juga terjadi pada Kabupaten Bone yang mana satu-satunya pasangan calon bersaing dengan kotak kosong.
Secara kebijakan, KPU telah melakukan proteksi dengan merumuskan norma-norma secara ketat untuk menghindari lahirnya pasangan calon tunggal. Namun, ketika proses pendaftaran dan pencalonan pasangan calon kepala daerah berlangsung, hanya ada satu calon tunggal.

Fakta tersebut, menurutnya, harus dihadapi dengan tetap melaksanakan pengawasna, terlebih memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi Pilkada. Untuk itulah, Bawaslu menggelar sosialisasi kepada masyarakat pada daerah dengan satu paslon tunggal.

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 kembali diramaikan dengan fenomena satu pasangan calon. Dari 117 daerah (provinsi, kabupaten dan kota) yang mengikuti Pilkada tahun ini, ada 15 daerah dengan calon tunggal. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya