Berita

Jhonny G. Plate/Net

Politik

NasDem: Pembentukan Poros Ketiga Sangat Tidak Mungkin

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 21:01 WIB | LAPORAN:

Secara teori politik, sangat mungkin pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang diikuti oleh tiga pasangan calon. Namun secara realitas politik, hal itu sungguh tidak mungkin.

Hal tersebut diutarakan Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny G Plate dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Fox Point Indonesia bertajuk 'Mantan Terpidana Korupsi dan Pencalonan Legislatif 2019' di bilangan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (19/4).

"Secara teori politik bisa tiga poros, tapi kalau realistis politik hampir mustahil," jelasnya.


Meski demikian, Johnny enggan merinci alasan dari pernyataannya itu. Yang pasti menurut dia, dari realitas politik yang ada, Pilpres nanti hanya akan diikuti oleh dua orang pasangan calon.

Hal itu juga, menurutnya, diharapkan oleh kubu petahana, Joko Widodo (Jokowi). Anak buah Surya Paloh ini seakan menyindir Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk segera mendeklarasikan dirinya sebagai capres melawan Jokowi.

"Itu yang diharapkan, saat Pilpres harus ada dua sandingan, dua konsep hebat, saya menunggu mana sandingannya (lawannya Jokowi)," demikian Anggota Komisi XI DPR RI ini.

Baru-baru ini, Partai Gerindra sudah memberikan mandat kepada Prabowo untuk maju dalam Pilpres tahun 2019. Prabowo pun sudah menyatakan kesediaannya menerima mandat tersebut. Namun, hingga saat ini, Prabowo belum dideklarasikan pencapresannya secara resmi. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya