Berita

Effendi Gazali

Politik

PILPRES 2019

Pasangan Jokowi-Prabowo Merugikan Demokrasi

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 20:49 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Demokrasi Indonesia akan sangat merugi bila pasangan Joko Widodo-Prabowo Subianto benar terwujud di arena Pilpres 2019.

"Dalam demokrasi pasti tidak menguntungkan karena seakan-akan (kandidat) habis atau tidak ada lagi (pilihan lain), jadi tinggal lawan kotak kosong atau tidak ada poros ketiga," ujar pakar komunikasi politik, Effendi Gazali, dalam diskusi di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Ia mengamati, upaya mewujudkan pasangan calon tunggal di Pilpres tahun depan terus dilakukan sampai sekarang.


Menurutnya, bila wacana itu benar-benar terwujud sebagai realitas politik maka masyarakat dapat menerimanya bila efek yang diberikannya juga baik.

"Bisa jadi kan (paslon tunggal), kan lagi dicoba terus sampai saat ini. Kalaupun misalnya terjadi harus diterima dalam realitas politik. Tetapi bahwa itu, misalnya, pilihan kompromi dalam konteks supaya tidak terjadi dua kubu yang terus menerus bermusuhan atau divided nation, ide bagus juga," ujar Effendi Gazali.

Di lain sisi, agar tidak terjadi fenomena "lawan kotak kosong", ia berharap masyarakat dan kalangan elite politik terbebani oleh tugas baru yaitu membentuk satu pasangan lain untuk menyaingi Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019.

"Cuma nanti setelah itu ada tugas baru yaitu membentuk satu pasangan lagi supaya jangan calon tunggal, kurang lebih seperti itu," tambahnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya