Berita

Pamela Anderson/Net

Dunia

Pamela Anderson: Julian Assange Bisa Mati Di Kedutaan Ekuador

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 12:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aktris yang juga aktivis Pamela Anderson telah kembali muncul di televisi Inggris untuk menyatakan kekagumannya pada "tahanan politik" Julian Assange.

Anderson mengaku bahwa dirinya mengkhawtirkan kondisi kesehatan Assange yang saat ini masih berada di dalam kedutaan besar Ekuador di London. Anderdon menyebut bahwa Assange bisa mati di kedutaan.

Anderson muncul pada hari Selasa di "Good Morning Britain", yang diselenggarakan oleh Piers Morgan dan Susanna Reid. Setelah melengkapi mantan model Playboy pada penampilannya, dan bertanya apakah dia telah berpakaian untuk keuntungannya, Morgan turun ke masalah yang lebih serius.


"Dia mengerikan. Ini mengerikan," kata Anderson ketika ditanya bagaimana temannya yang dilakukan Assange.

"Mereka telah memutus akses internet. Dia tahanan politik di jantung kota London. Sangat mengejutkan. Diputus dari semua orang," sambungnya.

Anderson menegaskan dia tidak bisa lagi berkomunikasi dengan Assange,

"Tidak ada yang bisa mengunjunginya sekarang. Para pengacaranya mungkin" jelasnya seperti dimuat Russia Today.

Anderson melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia telah mengunjunginya setiap kali dia di London sampai sekarang tetapi itu tidak mungkin lagi dan dia sangat peduli dengan kesehatannya. [mel] 

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya