Berita

Ilustrasi'/Net

Dunia

Mobil Baru Untuk Putin Lolos Uji Tabrak

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 11:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mobil kepresidenan untuk Presiden Rusia Vladimir Putun yang sudah lama ditunggu akhirnya berhasil lolos uji tabrak dan diatur untuk menjadi moda transportasi reguler Putin.

Menurut Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia, Denis Manturov, sebuah limusin yang ditujukan untuk pejabat senior Rusia akan siap digunakan sehari-hari akhir tahun ini.

Kendaraan baru-baru ini lulus uji tabrak dan hasilnya "positif".


Rusia telah mengembangkan beberapa mobil yang ditujukan untuk pejabat senior dan rincian penjaga mereka di bawah proyek "Kortezh" sejak 2012. Proyek ini adalah masalah prestise untuk Moskow, yang ingin menunjukkan bahwa negara mampu memproduksi mobil dengan tingkat tertinggi secara domestik. keamanan, keandalan, dan desain.

"Teknologi dan pengetahuan yang kami kembangkan di bawah proyek ini efektif. Mobil itu akan segera disajikan ke publik. Spesialis akan dapat melihat selama pameran mobil internasional Moskow musim gugur ini," katanya seperti dimuat Russia Today.

Manturov mengatakan dia meragukan bahwa Putin punya waktu untuk melakukan preview mobil masa depannya.

"Mobil-mobil untuk uji coba akan dikirimkan tepat waktu sebelum akhir April," katanya.

"Saya harap (presiden) akan mulai menggunakan kendaraan ini segera," sambungnya.

Para pemimpin Soviet menggunakan mobil yang diproduksi di dalam negeri seperti ZIL-41047 untuk keperluan resmi negara, tetapi mulai tahun 1991 Kremlin mulai membeli mobil Jerman untuk armadanya.

Proyek Kortezh ditujukan untuk menggantikan mereka dengan mobil yang dirancang dan diproduksi di Rusia, secara bertahap meningkatkan bagian yang diproduksi di dalam negeri yang digunakan untuk mereka.

Menurut laporan media, total 14 mobil telah dikirim ke garasi Kremlin sejauh ini. Mulai tahun depan, mobil-mobil seri Kortezh akan ditawarkan kepada pemerintah lain untuk dibeli. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya