Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Segera Ganti Dolar AS Dengan Euro Dalam Laporan Keuangan

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 07:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Iran telah mengumumkan rencana untuk mengganti dolar AS dengan euro dalam pelaporan keuangan resmi dalam waktu dekat ini.

Langkah yang diambil pemerintah Iran pada hari Rabu (18/4) dipandang sebagai bagian dari upaya untuk menghindari pembatasan dalam mengakses mata uang AS di tengah ketegangan dengan Washington, serta mencegah ketidakstabilan pasar yang dihasilkan karena fluktuasi nilai rile Iran terhadap dolar.

Dalam sebuah rapat kabinet, pemerintah memutuskan bahwa semua kementerian, organisasi negara dan perusahaan harus melaporkan berdasarkan nilai tukar euro, yang Bank Sentral Iran akan ditugaskan untuk melaporkan secara teratur.


Tidak jelas kapan keputusan itu akan efektif, tetapi pemilik bisnis mengatakan mereka menunggu kebijakan baru berlaku.

"Saya berasumsi jika mereka menggunakan euro sebagai mata uang resmi, ini akan mengurangi dampak psikologis dari fluktuasi rial terhadap dolar," kata Newsha Sheikh Soleimani, pengimpor bahan baku baku untuk ubin dan industri keramik di Teheran, kepada Al Jazeera.

"Perusahaan kami sebagian besar berdagang dalam euro, tetapi masih ada beberapa faktur yang diterbitkan berdasarkan nilai tukar rial-dolar," tutupnya.[mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya