Berita

Cho Hyun-min

Global

Digosipkan Gemar Hindari Bea Masuk Barang Mewah, Putri Bos Korean Air Diselidiki

RABU, 18 APRIL 2018 | 10:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan bea cukai Korea Selatan menelusuri dugaan putri bungsu bos maskapai penerbangan Korea Airlines dan anggota keluarganya yang lain  tidak membayar bea masuk atas barang-barang mewah yang dibawa ke negara itu.

Dimuat Reuters pekan ini, putri bungu CEO Korean Air yakni Cho Hyun-min yang juga adalah wakil presiden senior Korean Air, sudah diselidiki oleh polisi untuk kemungkinan penyerangan setelah dia dilaporkan melempar air ke orang-orang selama pertemuan bisnis.

Cho, yang juga dikenal sebagai Emily Cho, adalah putri kedua dari ketua Korean Air yang membuat marah publik dengan perilaku tidak terpujinya.


Kakaknya, Heather Cho menjadi berita utama atas insiden yang terkenal pada tahun 2014, ketika dia kehilangan kesabarannya atas cara seorang pramugari melayani kacang di kelas pertama dan memerintahkan pesawat Korean Air kembali ke gerbangnya di bandara New York.

Sejak kontroversi muncul seputar Emily Cho, ada klaim di media sosial dan cerita media lokal yang mengutip seorang karyawan Korea Air yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Cho dan anggota lain dari keluarga bos Korean Air kerap membeli barang mewah di luar negeri kemudian membawa mereka ke Korea Selatan tanpa membayar pajak bea cukai.

Dinas Bea Cukai Korea mengatakan meskipun masalah ini bukan investigasi resmi, agensi akan berusaha untuk mengkonfirmasi fakta dan membuka penyelidikan jika diperlukan.

Pihak Korean Air sendiri menolak berkomentar atas isu tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya