Berita

Agus Ramdhany saat menjengu Enti Sadiyah, korban kebakaran kapal pesiar yang menyelamatkan anak majikannya/Kemnaker

Aksi Pertaruhkan Nyawa Enti Akan Diapresiasi Pemerintah

Selamatkan Anak Majikan Dari Kebakaran Hebat
SENIN, 16 APRIL 2018 | 21:05 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Tindakan berani Enti Sadiyah menyelamatan anak majikannya dari kebakaran hebat kapal pesiar (yacht) pantas mendapat apresiasi dan pujian.

Enti, pekerja migran Indonesia asal Cirebon yang bekerja di Singapura itu rela mempertaruhkan nyawanya.

Demikian disampaikan Atase Ketenagakerjaan Indonesia d Singapura Agus Ramdhany menceritakan sepenggal kisah heroik yang dialami Enti saat terbakarnya kapal pesiar yang terjadi (Kamis, 22/3) di Sentosa Cove, Singapura.


"Laporan sementara, musibah kebakaran di kapal pesiar itu terjadi  secara tiba-tiba. Kobaran api dengan cepat membakar bagian kapal yang menjadi tempat bagi para penumpang kapal," kata Agus seusai mengunjungi korban Enti di Singapore General Hospital (SGH).

Dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker, Senin (16/4), Agus menceritakan saat kejadian,  Enti dengan spontan menggunakan badannya untuk melindungi anak majikannya yang masih berusia 3 tahun dari kobaran api yang terus membesar dan mengepung lokasi kejadian.

"Aksinya cukup heroik, Enti terus berlari  mencari jalan keluar dengan menerobos kobaran api sambil  mendekap erat anak majikannya," kata Agus.

Setelah berhasil menyelamatkan anak majikannya, Enti kemudian menyerahkan anak tersebut kepada ibunya yang sudah pada posisi aman di dek paling atas kapal pesiar tersebut.

"Meskipun dalam keadaan terkena luka bakar yang cukup parah, Enti  terus berjuang dan berlari keluar kapal dan berteriak-teriak untuk mencari pertolongan," kata Agus menceritakan.

Sementara satu anak lainnya yang berusia 9 bulan juga berhasil diselamatkan pekerja migran asal Philipina yang juga bekerja pada keluarga majikannya itu.

Diinformasikan Agus, musibah kebakaran tersebut juga mengakibatkan beberapa crew kapal dan majikan laki-laki mengalami luka bakar, termasuk anak dan balita yang berhasil diselamatkan Enti dan rekannya dari Philiphina  terkena luka bakar.

Agus menambahkan, akibat kejadian itu Enti yang baru bekerja selama 6 bulan di Singapura itu menderita luka bakar cukup parah hingga mencapai 50 persen tubuhnya.

Kata Agus, hampir sekujur tubuh Enti menderita luka bakar. Yang agak parah wajah, seluruh bagian lengan dan kaki. Namun saat ini kondisinya terus membaik dan bisa berkomunikasi dengan lancar.

"Alhamdulillah, saat ini kondisi Enti sudah stabil dan berangsur pulih. Namun perawatan intensif terus dilakukan oleh para dokter dan petugas media di SGH ini," kata Agus.

Pihak majikan kata Agus, telah menyampaikan akan bertanggung jawab  penuh dan menjamin  pengobatan bagi Enti dan pekerja dari Philipina sampai sembuh.

"Majikannya sangat mengapresiasi perjuangan Enti yang telah menyelamatkan anak-anaknya serta  menyatakan bertanggung jawab hingga sembuh dan akan menerima dia bekerja kembali," tutur Agus.

Pemerintah kata Agus, akan memberikan apresiasi atas perjuangan  Enti yang berani berkorban untuk menyelamatkan keluarga majikannya.

"Pemerintah akan terus menjaga, mengawasi dan mengawal  Enti sampai sembuh dan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas," ujar Agus mengkahiri. [dzk]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya