Berita

Adiguna Sutowo/Net

X-Files

Adiguna Sutowo Beneran Sakit Atau Cuma Pura-pura

KPK Bakal Kirim Tim Dokter
SENIN, 16 APRIL 2018 | 09:58 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

KPK berencana mengecek kondisi kesehatan Adiguna Sutowo. Pasalnya, pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) itu telah dua kali mangkir diperiksa dengan dalih sakit.

Adiguna dijadwalkan men­jalani pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi Emirsyah Satar, bekas Direktur Utama Garuda Indonesia pada 20 Maret 2018. Namun dia tak nongol.

Lembaga antirasuah kembali memanggil mertua artis Dian Sastrowardoyo untuk menjalani pemeriksaan pada 11 April 2018. Lagi-lagi Adiguna tak datang. Alasannya sama: sakit.


Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ketidakhad­iran Adiguna bisa menghambat penuntasan penyidikan kasus Emirsyah.

KPKbelum tahu sakit yang diderita Adiguna. "Kita cek dulu, apakah saksi masih sakit atau terganggu kesehatannya," ujar bekas aktivis Indonesia Corruption Watch itu.

Pemeriksaan kesehatan, lan­jut Febri, tentunya dilakukan tim dokter KPK. Tim akan mendatangi tempat Adiguna dirawat dan melakukan pemer­iksaan langsung. Jika Adiguna dinilai sehat, ia akan dimintai keterangan.

Anak Adiguna, Maulana Indraguna Sutowo juga sempat mangkir dari pemeriksaan seba­gai saksi kasus Emirsyah. Suami Dian Sastro yang menjabat Dirut PTMRA itu sedianya diperiksa pada Selasa 27 Maret 2018.

Ia baru hadir memenuhi pang­gilan kedua pada 10 April 2018. Usai menjalani pemeriksaan enam jam, Indraguna irit mem­berikan keterangan.

"Saya apresiasi kerja pro­fesional KPK. Sebagai war­ga negara yang baik saya datang menghadiri panggi­lan," katanya.

Ketika disinggung mengenaiterkait PTMRA dengan Emirsyah, ia membisu. "Sudah, ya," elaknya kepada awak media.

Michael Tampi, rekan Indraguna menjelaskan Indraguna tak sengaja menghindari pe­meriksaan KPKpada panggilan pertama.

"Pemanggilan sebelumnya kami memohon maaf tidak bisa hadir, mas Indra tidak bisa hadir karena alasan bahwa saat itu baru saja pulang dari tugas luar negeri. Seperti itu jadi sudah clear semua dengan KPK," klaim Tampi.

Soetikno Soedarjo, Presiden Komisaris PTMRA yang men­jadi tersangka penyuapan terh­adap Emirsyah terkesan menu­tupi keterlibatan Adiguna dan Indraguna dalam kasus ini.

"Nggak ada," kata Soetikno usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus Emirsyah, Kamis 12 April 2018.

Berulang kali, dia menyangkal keterlibatan Adiguna-Indraguna dalam kasus ini. "Nggak ada. Silakan tanya penyidik saja," ucapnya.

Namun, menurut Febri, pemanggilan Adiguna dan Indraguna karena saksi dianggap mengetahui kasus yang sedang disidik KPK.

Dalam penyidikan kasus ini, KPKmenetapkan Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo sebagai tersangka. Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk uang dan barang dari Soetikno. Uang yang diterima Emirsyah 1,2 juta Euro dan 180 ribu dolar Amerika atau setara Rp 20 miliar. Juga menerimaaset bernilai 2 juta dolar Amerika. Salah satunya kondo­minium di Singapura.

Suap itu terkait pembelian mesin Rolls-Royce untuk pe­sawat Garuda periode 2005-2014.

Emirsyah diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP). ***

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya