Berita

TB Hasanuddin/PDIP

Nusantara

Petani Indramayu Bangga Cakada Ini Mau Turun Ke Sawah Dan Ngarit

SENIN, 16 APRIL 2018 | 07:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Petani di Indramayu merasa bangga dengan calon gubernur Jawa Barat, TB Hasanuddin  yang begitu merakyat dan peduli terhadap nasib petani. Bahkan, Kang Hasan, begitu TB Hasanuddin disapa, mau blusukan ke tengah sawah menemui para petani dan ikut serta memanen padi atau ngarit.

"Kami kira, seroang jenderal tidak mau turun, ternyata beliau langsung turun menyambangi petani, ke tengah sawah pula. Kami kelompok tani bangga mempunyai calon pemimpin seperti Kang Hasan yang dekat dengan para petani," ujar Ketua Kelompok Tani Sliyeg, Abdurahman pada kegiatan Syukuran Panen Rendengan, di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Abdurahman menambahkan, para petani juga siap mengawal program Kang Hasan terkait ketahanan pangan melalui Jabar Seubeuh yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton). Program tersebut diharapkan menjadi solusi bagi setiap permasalahan petani dan mampu memakmurkan para petani di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Indramayu.


"Program beliau tentang menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat, akan kami dukung beserta program lainnya yang memang dekat dengan rakyat," pungkasnya.

Sementara itu, Kang Hasan yang kedatangannya disambut dengan tari Sampyong, menyampaikan komitmennya terhadap petani dengan menjaga ketahanan pangan Jawa Barat, melalui program Jabar Seubeuh. Program tersebut, sambungnya, akan mensubsidi para petani mulai dari pupuk, bibit sarana pertanian hingga irigasi demi memenuhi kebutuhan perairan lahan tani di Jawa Barat.

"Soal irigasi ini seperti kita ketahui Pak Presiden Jokowi telah mewujudkan waduk Jati Gede. Ini tentu saja bisa mengairi persawahan di Majalengka, Cirebon dan Indramayu," jelas Kang Hasan.

Sehingga, Kang Hasan menegaskan akan bersinergi dengan program Pak Jokowi dan pemerintah pusat dalam pembangunan irigasi dan pengairan di Jawa Barat. Selain itu, Jabar Seubeuh juga akan menjadi solusi bagi kestabilan harga pangan yang berkeadilan, baik bagi petani maupun konsumen dengan cara memangkas para spekulator.

"Pemerintah harus mengatur bagaimana caranya harga beras terjangkau oleh seluruh masyarakat tanpa harus merugikan petani," paparnya, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 16/4).

Melalui Jabar Sebeuh, Kang Hasan akan melindungi hak para petani, serta terus meningkatkan produktifitas para petani Jawa Barat. Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan pangan untuk seluruh rakyat Jawa Barat dan memakmurkan para petaninnya.

"Kami perhatiakan setiap aspek kebutuhan petani, mulai dari bibitnya, perairannya, hingga pupuknya. Jika itu dilakukan,Insya Allah hasil panennya melimpah, dan petani bisa menikmati panennya," pungkasnya.[wid]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya