Berita

Foto: Istimewa

Politik

Hasto: Kader PDI Perjuangan Tak Jadi Pengkhianat Partai

SENIN, 16 APRIL 2018 | 07:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Seluruh kader PDI Perjuangan di tingkat provinsi hingga anak ranting harus memenangkan calon yang diusung PDIP pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Lebih-lebih Kekuatan PDIP adalah struktur yang solid hingga akar rumput sebagai wujud kedekatan dengan rakyat sesuai semangat yang digelorakan Bung Karno melalui dedication of life.

"Jangan pernah lupakan cabang, anak cabang, ranting dan anak ranting termasuk satgas karena itulah kekuatan PDIP.  Dedication of life selalu dibacakan ketua ranting karena kita mau menunjukkan bahwa PDIP selalu bergerak ke bawah bersama rakyat," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto disambut tepuk riuh peserta Rakercabsus yang digelar di Gardenia, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Politisi asal DI Yogyakarta itu mengingatkan lagi figur yang diusung PDIP dan terpilih menjadi kepala daerah, atau anggota legislatif di tingkat provinsi dan kabupaten/kota wajib meniru kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang rajin turun ke bawah untuk mendengar aspirasi rakyat dan membumikan Pancasila lewat jalan Trisakti yang berpihak pada rakyat. Menurut Hasto, Presiden Jokowi telah berhasil melakukan pembangunan yang merata dan menjadikan Kalimantan sebagai halaman depan Indonesia yang cantik sebagaimana daerah perbatasan lainnya.


"Kepemimpinan bersama dan di tengah-tengah rakyat itu jugalah yang diterapkan Presiden Jokowi. Ketua DPD, anggota DPR yang tidak pernah turun ke bawah, perlu dievaluasi pencalonannya," ujar Hasto yang kembali disambut meriah oleh pimpinan cabang dan ranting.

Hasto menjelaskan, pilkada atau pemilu adalah pesta demokrasi yang harus dilalui dengan kegembiraan, dan bukan sesuatu yang harus direbut secara membabi buta dengan menghalalkan segala cara. Hasto menekankan, PDIP tidak ingin terjadi perecahan hanya karena persaingan dalam pemilu.

Bagi PDIP, kata Hasto, persatuan bangsa adalah hal penting yang harus dijaga. Kemenangan pilkada dan pileg di Kalimantan, kata Hasto, harus satu tarikan napas dengan kemenangan Joko Widodo pada Pilpres 2019.

"Ketuhanan yang kita pegang adalah ketuhanan yang berkebudayaan, ketuhanan yang tidak egois, ketuhanan yang toleran. Persatuan Indonesia itu terdiri dari semua etnies dan semua agama. Itu kenapa one for all, all for one," sambung dia, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 16/4).

Di ujung pidatonya, Hasto mengajak seluruh kader banteng di Kalimantan solid dan tegak lurus mematuhi instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kalau ada elite partai yang dukung calon partai di kabupaten namun dukung calon lain di provinsi, itu adalah pengkhianat partai," tegasnya yang disambut riuh peserta rakercabsus.

Dalam Pilkada Gubernur Kalimantan Barat, PDIP mengusung Karolin Margret Natasa yang maju bersama Suryadman Gidot dari Partai Demokrat. [mel]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya