Berita

Boediono/Net

Politik

Setelah Boediono Tersangka, Siapa Berikutnya?

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 09:45 WIB | LAPORAN:

Gubernur Indonesia 2008, Boediono bersama Ketua KKSK ketika itu, Sri Mulyani Indrawati hampir sepuluh tahun lalu benar-benar 'berwajah suci'.

Mereka berusaha meyakinkan rakyat dengan pandangan-pandangan sebagai ekonom kelas dunia, bahwa penyelamatan Bank Century itu adalah kebijakan yang benar, tepat dan baik.

Waktu akhirnya berpihak pada perjuangan rakyat yang hakiki, bahwa kejahatan tidak bisa dibungkus dengan jargon-jargon penyelamatan perekonomian dan wajah lugu kaum neoliberal.


Perintah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun keluar.
Lembaga antirasuah itu diperintahkan pengadilan menetapkan sejumlah tersangka baru dalam megaskandal yang merugikan negara Rp 6,7 triliun itu. Salah satunya adalah Boediono.  

Institute Soekarno Hatta (ISH) dan Sabang Merauke Circle (SMC) ikut bersyukur atas setiap perjuangan yang telah dilakukan baik oleh masyarakat, LSM, tokoh-tokoh anti korupsi, tokoh-tokoh anti neolib, dan khususnya pejuang-pejuang 'koboi Senayan' seperti Chandra Tirta Wijaya, Mukhamad Misbakhun, Maruarar Sirait, Andi Rahmat, Bambang Soesatyo, Achmad Yani.

Meskipun sedikit terlambat dibanding negara negara lainnya, seperti Prancis dengan penersangkaan eks presiden Syarkozi, Brazil eks presiden Lula dan Korea Selatan, eks Presiden Park Geun Hye.

Semua elit negara dalam demokrasi di ketiga negara tersebut dijadikan tersangka dengan skandal korupsi dan Pemilu. Khusus Syarkozi, selain korupsi, tersangka menerima dana teroris dari Libya untuk memenangkan Pilpres.

Perjuangan belum tuntas. 'Setelah Boediono Tersangka, Siapa Berikutnya?' menjadi tema diskusi politik demokrasi yang bebas korupsi bersama sejumlah tokoh dan pakar di antaranya Chandra Tirta Wijaya (eks Pansus Century Gate), Ferry Juliantono (wakil ketua umum Partai Gerindra), Moh. Misbakum (eks Panwas Century Gate).

ISH dan SMC juga mengundang Herdi Sahrasad (wartawan senior), Djoko Edhi Abdurrahman (mantan anggota DPR), Andrianto (Humanika), Dina Nurul Fitria (ekonom) dan Syahganda Nainggolan (SMC) sebagai narasumber.

Diskusi dijadwalkan besok (Senin, 16/4) bertempat di Lounge 7 lantai 7 Hotel Century, Jakarta.[wid]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya