Berita

Foto/Net

Politik

Fadli Nilai Tak Etis, Netizen Sebut Orang Sedekah Kok Dimasalahkan

Video Jokowi Bagi-bagi Uang Beredar
MINGGU, 15 APRIL 2018 | 09:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Jelang Pilpres, apapun yang dilakukan Presiden Jokowi selalu menjadi pembi­caraan masyarakat. Baru-baru ini, warganet diramaikan dengan video Jokowi yang membagi-bagikan uang kepada masyarakat.

Pembagian uang yang dibungkus amplop putih itu dilakukan di jalan dan diserahkan ke tukang becak, dianggap tidak pantas. Tapi, sebagian warganet menilai yang dilakukan Jokowi wajar membagikan uang kepada rakyat.

Beredarnya video tersebut diunggah oleh akun @Goethe_id dan belum dipastikan kapan dan dimananya. Namun, langsung disambut oleh netizen. Dalam video berdurasi 2.06 menit itu tampak sebuah iring-iringan mobil berwarna hitam, disertai mobil polisi yang memimpin rombongan di depan.


Dari video itu, Presiden Jokowi tampak memanggil sejumlah warga yang berada di pinggir jalan. Jokowi kemudian membagikan amplop berwarna putih.

Kebanyakan yang menerima amplop adalah tukang becak. Dari raut wajah, mereka senang dengan pemberian Jokowi, apalagi yang dilihat adalah uang.

Mereka pun tampak berkerumun mengantri pembagian uang. Setelah menerima uang tersebut, tukang becak itu kemudian membu­kanya, yang ternyata berisi uang.

Sikap Jokowi yang rajin memberikan uang kepada masyarakat tentunya mengundang pro dan kontra. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon jelas mengkritik keras perilaku Jokowi. Dia menganggap apa yang dilakukan Jokowi tidak pantas.

Melalui akun twitter @fadlizon, ia menga­takan kalau benar bagi-bagi di jalanan seperti ini, sungguh menyedihkan, tak ada kehorma­tan dan martabat.

Pernyataan Fadli disambut warganet lain, akun @endisupriyadi83 juga ikut mengkritik sikap Jokowi yang rajin memberikan uang justru merendahkan rakyat Indonesia pe­mikiran asing.

Seirama, akun @NHPane menyindir Jokowi. Baginya membagikan uang kepada rakyat di jalanan sama saja memelihara kemiskinan. "Kalau itu benar sangat menyedihkan, ternyata kemiskinan memang di pelihara oleh negara, untuk kepentingan politik," sindirnya.

Kritikan yang tidak kalah pedas dilontarkan akun @SitiMua19986396 yang menganggap tindakan Jokowi sama saja mendidik men­jadi pengemis. "Mendidik rakyat menjadi pengemis #2019GantiPresiden."

Menimpali, akun @Azzamalhuda2 juatru mengaku sedih atas sikap Jokowi. "Sedih banget bang, lihat gaya kepemimpinan pak Jokowi."

Bahkan, akun @south_arlan mengatakan perilaku Jokowi membuktikan jika ekonomi sedang ambruk. "Itu pertanda roket ekonom­inya mangkrak. Jika roket ekonomi sukses pastinya rakyat sejahtera tidak perlu bagi bagi sembako,"  kritiknya.

Kritikan tak berhenti begitu saja, akun @ AbahRafan1 menuliskan. "Mensejahterakan rakyat itu kewajiban pemerintah, bukan kayak sama pengemis gitu! Kerja yang bener bukan malah bagi-bagi duit, buktikan semua janji-janji kampanye loe!"

Berikutnya, akun @OscarR30075679 menegaskan rakyat tidak bisa dibeli dengan uang. "Emang dengan impor beras, garam, naikkan harga BBM dan listrik. rakyat bisa dibeli den­gan recehan gitu?," kecamnya.

Meskipun sindiran dan kritikan tajam diala­matkan ke Jokowi, ternyata banyak juga netizen yang membela bahkan menyerang balik.

Seperti akun @GilbertGST yang mengata­kan uang diberikan sah-sah saja. "Memangnya uang korupsi? Kalau ada rezeki berbagi ke orang yang membutuhkan emang salah zonk?," katanya.

Akun @Ziyad12532919 justru menyerang Fadli yang rajin mengkritik Jokowi. Kata dia, Fadli belum pernah merasakan jadi rakyat kecil, jadi tidak tahu betapa senangnya orang miskin kalau tiba-tiba ada yang ngasih shod­aqoh berupa hadiah barang ataupun uang.

Akun @EddieBaselEddie ikut menimpali dan menyerang Fadli. "Orang sedekah kok enggak bertabat ente sehat," kritik dia diala­matkan ke Fadli.

Selanjutnya, akun @Don_erwino15 menu­rutkan kalau BLT gak mendidik om! Kalo bagi-bagi uang mendidik, jangan asal kalo ngomong #RevolusiMental.

Akun @p_indonesia membela Jokowi. "Ngemis jangan, kalau dikasih ya alhamdulil­lah pak. orang kan niatnya mungkin sodaqoh. klo perlu dan mau anda juga boleh tuh bagi-bagi amplop asal niatnya sodaqoh."

Pembelaan juga mengalir dari akun @ RusmantoHenri. "Silahkan anda bagi bagi yang anda punya saja. Anda harus banyak shodaqoh zonk. Kasihan rakyat pendukung anda makin sulit (kata nya)," katanya.   ***

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya