Berita

Foto: Istimewa

Blitz

Mira-Riri Rampungkan Syuting Film Kulari Ke Pantai Di Banyuwangi

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 03:42 WIB | LAPORAN:

Produser Mira Lesmana dan sutradara Riri Riza merampungkan syuting film “Kulari ke Pantai” di Banyuwangi.

Daerah ini menjadi destinasi akhir setelah para karakter dalam film, yaitu Maisha Kanna (sebagai Sam) dan Lil'li Latisha (Happy) bersama Marsha Timothy (Uci) melakukan perjalanan darat sepanjang 1025 km.

"Banyuwangi menjadi pilihan destinasi karena tokoh Sam ingin menemui surfer idolanya di Pantai G-Land (Pantai Grajagan). G-Land adalah salah satu pantai dengan ombak tertinggi di dunia, sehingga menjadi incaran para peselancar ternama,” ujar Mira.


Di Banyuwangi, syuting film produksi Miles Films tersebut dilakukan di Desa Watukebo, Hotel Blambangan, Pasar Blambangan, RSUD Blambangan, Taman Sri Tanjung, dan Taman Nasional Alas Purwo di mana Pantai Grajagan berada di dalamnya.

"Sebelum menjatuhkan pilihan ke Banyuwangi, saya dan Riri dua kali datang riset lokasi di Banyuwangi. Lokasinya bagus-bagus, saya sampai bingung,” ujar Mira.

Menurut Mira, pemain dan kru film menikmati syuting di Banyuwangi.  Dia berharap ada kesempatan lagi membuat film di Banyuwangi karena masih banyak pilihan tempat serta keunikan budaya yang menarik untuk digali.

"Semua merasa nyaman bekerja di daerah yang bersih, bersahabat, dan ditambah lagi makanan khas lezat, juga kopi yang enak sekali,” kata Mira tentang Banyuwangi.

Riri Riza mengatakan, Banyuwangi adalah kabupaten modern yang tetap bangga terhadap tradisi yang telah hadir dari generasi ke generasi. Masyarakat Banyuwangi juga terbuka dan hangat.

"Ide film Kulari ke Pantai ini ditulis dengan bayangan shooting di Banyuwangi di kepala kami. Saya senang berkenalan dengan ‘passion’ membangun daerah yang tidak tanggung-tanggung, yang ingin kami gambarkan juga dalam film,” ujarnya.

"Semoga daerah lain bisa melihat dan mengambil inspirasi Banyuwangi dari film ini,” imbuh Riri.

Film “Kulari ke Pantai” adalah film anak dengan pesan edukasi luar biasa. Film ini melanjutkan tradisi duet Mira dan Riri yang dikenal sukses melahirkan film anak legendaris, yaitu “Petualangan Sherina” dan “Laskar Pelangi”.
 
Dalam film “Kulari ke Pantai”,  penonton dibawa menjelajah Pulau Jawa sepanjang 1025 kilometer melalui perjalanan darat yang penuh kejutan dari Jakarta ke Banyuwangi. Publik juga dibawa ke Pulau Rote, NTT.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih daerahnya dipilih untuk syuting film tersebut. Dia bangga, apalagi film itu ditangani duet Mira dan Riri yang dikenal melahirkan berbagai film tersukses dalam sejarah perfilman nasional, seperti Laskar Pelangi, Petualangan Sherina, Ada Apa dengan Cinta, dan Sang Pemimpi.

"Kami berharap Banyuwangi semakin dikenal sebagai destinasi syuting alternatif, baik untuk film, iklan televisi, maupun produksi kreatif lainnya,” kata Anas.

Menurut Anas, dengan menjadi destinasi syuting film, nama Banyuwangi ikut terangkat dalam upaya mendatangkan wisawatan ke daerah berjuluk “The Sunrise of Java” tersebut.

Anas mencontohkan film “Laskar Pelangi” yang mampu membangunkan pariwisata Belitung, serta “Ada Apa dengan Cinta 2” yang memunculkan paket wisata AADC di Yogyakarta sehingga memberi dampak ekonomi ke masyarakat. Ubud juga melejit setelah menjadi lokasi syuting “Eat, Pray, Love” yang dibintangi Julia Roberts.

"Sekali lagi, Banyuwangi berterima kasih kepada Mira dan Riri. Semoga filmnya sukses dan menginspirasi banyak orang,” pungkas Anas. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya