Berita

Mohamad Sohibul Iman/RMOLJateng

Politik

Kritik Pemerintah, PKS Borong Satu Ton Garam Petani Di Pati

SABTU, 14 APRIL 2018 | 16:45 WIB | LAPORAN:

DPP PKS memborong satu ton garam dari petani garam di Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menjelaskan langkah borong garam dari petani ini merupakan aksi kepedulian pihaknya terhadap petani garam.

Menurutnya sejauh ini pemerintah tutup mata dengan nasib para petani garam dengan mengeluarkan kebijakan impor.


"Kami membeli garam dari petani di sini sebanyak 1 ton, tentu itu tidak artinya secara volume, namun kita berharap apa yang dilakukan ini membuat pemerintah semakin memahami kehidupan petani garam di Indonesia," ujar Sohibul seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (14/4).

Sohibul menjelaskan kegiatan yang dilakukannya tidak sekedar memborong garam. Pihanya juga sempat berdialog dengan petani menengai kendala yang dihadapi.

Menurut Sohibul dari hasil dialog dengan petani, harga garam masih dibawah standar yang diharapkan oleh petani. Para petani juga berharap kedepannya pemerintah meningkatkan harga garam di level petani.

"Sekarang harga petani rendah, hanya Rp500, tadi kami beli dengan harga Rp2.200," jelas Sohibul.

Sohibul menambahkan garam yang telah dibeli tersebut akan dibagikan kepada ibu-ibu pengolah ikan asin di sejumlah titik di Jawa Tengah. Ia juga meminta pengurus PKS dan kader PKS di DPRD Jateng terus menyuarakan kepentingan dari petani garam di Jateng.

"Saya kira nanti teman-teman PKS di DPRD Jateng terus memperjuangkan aspirasi petani garam, apalagi kalau calon PKS yang diusung Pilgub Pak Sudirman Said dan Mbak Ida Fauziyah terpilih, Insya Allah aspirasi petani garam diperjuangan," pungkasnya. [nes]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya