Berita

Foto: Net

Politik

Seperti Kisah Siti Nurbaya, Utang Bisa Bikin Indonesia Tersandera

SABTU, 14 APRIL 2018 | 03:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ekonomi kerakyatan merupakan solusi menyelamatkan bangsa Indonesia.

Anggota DPRD NTT Fraksi PAN, Ismail Jusup Samau menjelaskan bahwa ekonomi kerakyatan bisa menghindarkan rakyat Indonesia menjadi  jongos di negeri sendiri. Sebab, kekayaan negara ini hanya akan dimiliki segelintir orang saja

Dijelaskannya, di dalam kajian ekonomi, negara kita sudah terlanjur menjalankan sistim ekonomi kapitalisme. Sehingga dalam membangun, bangsa ini selalu menumpukan harapan dari utang luar negeri.


"Utang kita (negara Indonesia) saat ini sudah Rp 4.000 triliun. Menyongsong Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 2020 nanti, jika perekonomian kita dengan utang yang besar dan begini-begini terus, bisa dipastikan kita akan mengalami guncangan yang hebat," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (14/4).

Utang luar negeri, kata Ismail, bisa membuat Indonesia tersandera dan terpaksa menyerahkan segala yang dimiliki.

“Seperti kisah Siti Nurbaya yang terpaksa dijodohkan kepada seorang tua bernama Datuk Maringgih, karena orang tuanya terbelit utang,” analoginya.

Untuk itu, dia berharap ekonomi kerakyatan segera diwujudkan. Setidaknya, bangsa ini mulai mengelola bahan mentah hasil kekayaan alam menjadi barang jadi siap ekspor.

“Kalau hasil kekayaan alam tidak kita yang kelola sendiri maka kita akan menjadi jongos," pungkasnya. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya