Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Gerindra Terima Syarat PKS, Cawapres Prabowo Diambil Dari Anis Matta Cs

JUMAT, 13 APRIL 2018 | 14:53 WIB | LAPORAN:

DPP Partai Gerindra akan memilih cawapres Prabowo Subianto dari sembilan nama capres/cawapres dari PKS.

Waketum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan pemilihan cawapres tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang digagas Gerindra dan PKS.

Menurut Dasco, untuk mendukung ambang batas pencalonan Prabowo, PKS memiliki syarat  yaitu memilih salah satu dari sembilan nama kader PKS.


Adapun sembilan nama tersebut yakni Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al'Jufrie; Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid; Mantan Presiden PKS, Anis Matta dan Tifatul Sembiring.

Kemudian Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman;   Ketua DPP PKS, Al Muzammil Yusuf dan Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.

Selanjutnya Gubernur Jawa Barat dari PKS, Ahmad Heryawan; Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.

"Kami setuju itu, nanti kemungkinan kami pilih dari yang sembilan nama itu," ungkap Dasco saat dikonfirmasi melalui pesan singkat sesaat lalu, Jumat (13/4).

Lebih lanjut Dasco mengakui Gerindra tidak bisa maju sendir untuk mencalonkan Prabowo. Ambang batas pencalonan presiden membuat Gerindra harus mencari mitra koalisi.

Potensi terbesar koalisi Gerindra adalah PKS yang tidak lain adalah mitra sejak Pilpres 2014 lalu.

Namun demikian, deklarasi Prabowo sebagai capres bukan karena desakan pihak lain termasuk PKS melainkan dorongan dari seluruh kader Gerindra.

"Deklarasi Pak Prabowo itu murni dorongan dari kader Gerindra di seluruh Indonesia," ujar Dasco. [nes]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya