Berita

Eddy Soeparno/Net

Politik

Sekjen PAN: Zulhas Teken Dukungan Untuk Jokowi Cuma Rumor

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 17:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno membantah kabar bahwa Ketua Umum Zulkifli Hasan telah meneken surat dukungan PAN untuk Joko Widodo di Pilpres 2019.

Eddy menyebut dirinya belum mendengar ada surat dukungan PAN itu. Seandainya ada surat dukungan yang dikeluarkan PAN, tentu hal itu melalui proses rapat internal partai. Namun hingga saat ini, dia memastikan surat dukungan tersebut belum ada.   

"Saya belum pernah dengar itu. Kalau pun ada pasti akan masuk sebuah forum resmi dan akan didiskusikan. Jadi saya pikir itu rumor ya," ujarnya di Kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/4).


Bantahan yang sama juga telah disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PAN Hanafi Rais. Putra Amien Rais ini bahkan menantang awak media untuk memberinya bukti tentang pembubuhan tanda tangan yang dilakukan Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan.

"Kalau disebut-sebut surat ditandatangani oleh ketua umum, ya saya pikir buktinya mana? Selama tidak ada buktinya, tidak ada hitam di atas putihnya nanti itu sama saja kita menyebarluaskan berita palsu," jelasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/4) lalu.

Kabar ini muncul setelah ada pengakuan dari Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy yang menyebut ada dua partai menyatakan dukungan ke Jokowi. Beredar di kalangan wartawan, dua partai yang dimaksud oleh Romi adalah PKB dan PAN.

Dalam pengakuannya, Romi menyebut bahwa satu dari dua partai itu sudah meneken surat dukungan ke Joko Widodo. Sementara satu di antaranya masih berupa dukungan secara lisan. Namun demikian, Romi enggan menjabarkan partai yang dimaksud.

Saat ini ada lima partai di parlemen yang belum menentukan sikap. Kelima partai itu antara lain Partai Gerindra, PKS, PAN, PKB, dan Demokrat.

Sementara PAN dan PKB merupakan dua partai yang saat ini menjadi pendukung pemerintah. Diduga kuat dua partai yang dimaksud Romi itu adalah PAN dan PKB. [ian]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya