Berita

Rizal Ramli/ RMOL

Politik

Konspirasi Hati Dengan Sultan, RR Dorong Tidore Jadi Daerah Istimewa

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 15:41 WIB | LAPORAN: ARIEF GUNAWAN

Pertemuan pertama tokoh nasional Dr Rizal Ramli dengan Sultan Tidore Husain Syah pada 3 Desember tahun lalu rupa-rupanya sangat membekas, sehingga dalam pertemuan kedua kalinya yang berlangsung hari ini Sultan menceritakan kisah pertemuan pertamanya dengan mantan Menko Maritim itu di hadapan para Sultan dan Raja-Raja Maluku Utara.

"Waktu pertama bertemu Pak Rizal langsung menyalami saya dan berkata, kita berdua ada conspiracy of hearts dalam persoalan ingin mensejahterakan Maluku dan Timur Indonesia pada umumnya," kata Sultan Husain Syah dalam pidato sambutan HUT ke 910 Tidore, di Keraton Tidore, Maluku Utara, yang dihadiri segenap lapisan rakyat Tidore, para sultan dan raja-raja di kawasan Maluku Utara, Kamis (12/4).

Rangkaian acara yang dimeriahi oleh berbagai jenis seni dan budaya Tidore itu diikuti Rizal Ramli dengan antusias. Bahkan Rizal nampak enjoy sambil sesekali mengetuk-ngetukkan tangan pada bangku mengikuti alunan musik tradisional Tidore.


Rizal Ramli mendapat tempat istimewa yaitu duduk dibarisan depan para sultan dan raja-raja. Duduk di kanan Rizal adalah Sultan Tidore, sedang di kanannya Sultan Ternate.

Dalam kesempatan itu dengan disaksikan ribuan rakyat, para sultan dan raja-raja, Sultan Tidore berkenan menyematkan topi adat Tidore dan memasangkan jubah adat Tidore kepada Rizal Ramli.

Waktu Sultan Husain Syah berpidato memaparkan kejayaan Tidore pada masa lampau, dimana Tidore banyak melahirkan tokoh-tokoh penting dan berjasa bagi persatuan NKRI, Sultan meminta Rizal Ramli menyampaikan ceramah dengan berdiri di sebelahnya.

Antusiasme masyarakat Tidore sangat tinggi karena sebelum acara berlangsung pihak keraton Tidore memutar kembali rekaman audio berupa pernyataan Rizal Ramli mengenai pentingnya bersikap adil terhadap Tidore dan kawasan Timur Indonesia yang disampaikannya dalam acara ILC TVOne 3 April yang lalu.

Salah satu point penting dari ceramah Rizal adalah perlunya Maluku, terutama Tidore, memadukan sektor kelautan dengan sektor kepariwisataan untuk percepatan kesejahteraan masyarakat.

Rizal Ramli juga mendorong keinginan sultan agar Tidore menjadi daerah Otonomi Khusus dan Daerah Istimewa, seperti halnya Jogjakarta dan Aceh, mengingat peran penting dan jasa besar Tidore serta jasa para sultannya yang memutuskan bergabung ke dalam NKRI pada saat kolonialis Belanda melakukan tekanan ingin menjadikan bagian dari N.I.T (Negara Indonesia Timur). Selain itu, Tidore juga berjasa besar dalam perjuangan diplomasi merebut Irian Barat dari Belanda.

"Saya akan memperjuangkan hal itu, dan pada saatnya saya akan kenalkan istilah Tidore Inisiative yang dampaknya sangat luar biasa antara lain dalam mendorong Timur Indonesia bergabung ke dalam NKRI," papar pria yang akrab disapa RR itu. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya