Berita

Foto/RMOL

Politik

Ini Hasil Pertemuan Tertutup Golkar Dengan PP Muhammadiyah

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 14:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umun partai Golkar Airlangga Hartarto menilai bagi Partai Golkar Muhammadiyah sudah tidak asing.

Sebagai salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah ikut memberi pengaruh berdirinya Partai Golkar.

Airlangga menjelaskan sebelum Golongan Karya menjadi partai, Golkar bernama Sekretariat Bersama (Sekber). Lahirnya Sekber diinisiasi tokoh-tokoh dari kalangan Muhammadiyah.


"Karena itu sampai hari ini hubungan Golkar-Muhammadiyah mulai dari kader hingga pengurus banyak dari Muhammadiyah," ujar Airlangga seusai pertemuan tertutup dengan PP Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/4).

Selain soal kader, program PP Muhammadiyah juga sejalan dengan program pemerintah yang didorong oleh Presiden Jokowi yakni pengembangan SDM.

Sebagai partai pendukung pemerintah, Golkar pastinya ikut mendorong program yang digagas PP Muhammadiyah.

"Ini merupakan perjuangan PP Muhammadiyah bersama Golkar bagaimana memperkuat pendidikan," imbuhnya.

Airlangga menambahkan, nantinya baik program Muhammdiyah maupun Golkar akan disinkronisasi. Terutama dalam kebijakan publik di DPR. Termasuk juga mensinkronisasi kerjasama vokasi khusus di perindistrian dengan Muhammadiyah.

Sebelumnya pengurus DPP Partai Golkar mengadakan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir bersama Wakil Ketua Umum Busro Muqqodas. Adapaun pengurus partai yang ikut dalam pertemuan tersebut Ace Hasan Sadzily, Rizal Malaranggeng, Happy Bone Zulkarnain dan Lodewijk Freidrich Paulus. [nes]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya