Berita

Kuwait Airways/RT

Dunia

Ada Ancaman, Kuwait Airways Stop Penerbangan Ke Lebanon

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 10:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai berbendera Kuwait yakni Kuwait Airways mengumumkan akan menghentikan semua penerbangan ke Beirut mulai hari ini (Kamis, 12/4). Keputusan itu dibuat sehubungan dengan peringatan keamanan yang datang dari pemerintah Siprus.

Perusahaan itu mengumumkan di Twitter bahwa mereka membuat keputusan untuk menghentikan semua penerbangan yang menuju Lebanon atas dasar peringatan keamanan serius. Hal itu bertujuan untuk menjaga keselamatan para penumpangnya.

Tidak jelas berapa lama penangguhan akan berlangsung dna pihak maskapai hanya menyatakan bahwa batas waktunya adalah sampai pemberitahuan lebih lanjut.


Peringatan dari pihak berwenang Siprus, di mana perusahaan itu tampaknya bertindak, datang sehari setelah Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) mengeluarkan peringatan serupa melalui Eurocontrol, memperingatkan kemungkinan serangan udara ke Suriah dengan udara-ke-darat dan atau pelayaran rudal dalam 72 jam ke depan, dan kemungkinan gangguan intermiten peralatan navigasi radio.

Peringatan memperingatkan pilot tentang risiko terbang, khususnya di Mediterania timur dan di wilayah penerbangan Nicosia. Nicosia adalah kota terbesar dan ibu kota Siprus.

Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis sebelumnya telah mengadakan konsultasi mengenai kemungkinan respon militer terhadap dugaan insiden kimia di Douma pada 7 April. Mengutip laporan oleh Helm Putih yang dikuasai pemberontak, mereka menuduh pemerintah Suriah melakukan serangan dengan bom atom terlarang. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya